Catatan Akhir Pekan: Mengerikan! Penyakit Tanaman Dapat Menyebabkan Tragedi Kemanusiaan


Hai Sahabat Salbiah!

Adakah yang memelihara tanaman di rumah? Pernah tidak tanamannya terkena penyakit? 

Kalau kamu punya tanaman di rumah, lalu muncul gejala layu atau busuk. Dan akhirnya tanamanmu mati. Nah itu namanya tanamanmu terkena penyakit. Selain ada gejalanya, tanaman yang terkena penyakit, juga memiliki tanda penyakitnya. Baik berbentuk lendir atau spora. Dan kalau kamu mau tahu lebih lanjut tentang tanda penyakit, tanya langsung ke dokter tanaman, ya *he.

Ok, saya lanjutkan. 

Penyakit pada tanaman, pernah menyebabkan tragedi kemanusiaan di dunia, lho. Menimbulkan kelaparan dan mengganggu kesehatan manusia, sehingga menyebabkan kematian. 

Nah, sebelum saya ceritakan beberapa catatan tragedi kemanusiaan akibat penyakit pada tanaman. Kamu harus tahu dulu, apa sih sebenarnya penyakit tanaman itu?

Penyakit tanaman merupakan gangguan fisiologis yang tidak normal, disebabkan oleh patogen atau penyebab penyakit. 

Penyakit tanaman bermacam-macam, contohnya penyakit busuk pangkal batang, embun tepung, layu, hawar, karat, mosaik, busuk akar, antraknosa, bercak, dan lainnya. Sedangkan patogen atau penyebab penyakit, contohnya jamur, bakteri, virus, dan lainnya.

Munculnya penyakit tanaman disebabkan tiga faktor yaitu tanaman yang rentan, patogen yang virulen, dan lingkungan yang mendukung. Kalau saya bahas satu-satu ini bisa menghabiskan satu semester *eh. Nanti akan saya bahas di tulisan selanjutnya saja, ya.

Kembali ke laptop!

Adanya penyakit pada tanaman, akan menurunkan produksi tanaman, menimbulkan kerusakan pada tanaman, memengaruhi kehidupan dan kesehatan manusia, menimbulkan masalah sosial, memengaruhi lingkungan, memengaruhi perdagangan domestik dan internasional, sehingga dapat  merugikan secara ekonomi.

Beberapa catatan yang saya sitasi dari berbagai referensi. Sejak dahulu, penyakit tanaman dapat menimbulkan tragedi kemanusiaan di dunia. Mau tahu apa saja? Ini dia catatannya:

1. Penyakit Ergotisme

Wabah pertama ergotisme, terjadi pada abad ke-5, di Eropa timur dan Rusia barat. Penyakit ini sering terjadi setelah musim paceklik. Biji-bijian yang disimpan di tempat yang lembap, dapat memacu pertumbuhan jamur Claviceps purpurea yang mengandung ergotoxine dan alkaloid. 

Zat ini, berbahaya bagi manusia yang mengkonsumsinya. Saat dimakan, zat ini menyebabkan halusinasi, kaki dan tangan menjadi hitam, muntah, kejang, dan akhirnya mati. 

Pada tahun 944 M, terdapat 40.000 orang meninggal akibat ergotisme di Prancis selatan. Dan di Mesir, Ergot menyebar sangat cepat di ladang pertanaman serelia, sehingga selain menyebabkan kematian, juga menimbulkan kerugian secara ekonomi.

Sumber : Hawai.edu, 2019
Sumber : Divnoje.ru, 2003
Sumber : Divnoje.ru, 2003
Sumber : Id.quora.com, 2018

2. Penyakit Hawar Kentang

Awal tahun 1840, di  Amerika Serikat terjadi wabah penyakit hawar pada pertanaman kentang. Penyakit ini disebabkan jamur Phytophthora infestans. Penyebarannya sangat cepat, dan mengakibatkan kematian sekitar 45.000 orang.

Lain halnya di Irlandia. Satu juta orang meninggal dan beremigrasi ke Amerika Serikat dan tempat-tempat lain. Puluhan ribu orang Skotlandia meninggalkan dataran tinggi. Sebanyak 700.000 orang meninggal karena kelaparan selama Perang Dunia I di Jerman akibat wabah penyakit ini.

Sumber : Triyanto, 2018

Kelaparan di Irlandia. Sumber : McNamara, 2019

3. Penyakit Karat Kopi

Penyakit ini menghancurkan tanaman kopi. Penyebabnya adalah jamur Hemileia vastatrix. Tahun 1970, patogen ini menyerang wilayah Afrika, India, Asia, dan Australasia. Penyakit ini tersebar luas pada pertanaman kopi di Brasil.

Akhir tahun 1800, karat kopi menghancurkan perkebunan kopi di Sri Lanka dan Jawa Indonesia. Epidemi terjadi di Amerika Tengah dan Karibia, yang telah menghancurkan banyak perkebunan kopi sejak tahun 2012.

Perkebunan kopi sempat terhenti akibat penyakit ini tahun 1885. Produksi kopi sempat merosot sebanyak 25% tahun 1986 dan 1990. Patogen ini menyerang daun sehingga menyebabkan tanaman menjadi gundul. Tanaman menjadi kehabisan cadangan pati pada akar dan rantingnya, dan akhirnya mati.

Sumber : Harjono, 2019

Pada tahun 1877 Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan ordonansi melarang pemasukan tanaman kopi dan biji kopi dari Srilanka ke Indonesia. Tujuannya mencegah masuknya Hemileia vastatrix yang saat itu merusak perkebunan kopi di Srilanka, agar tidak masuk ke Indonesia. Ini merupakan peraturan perkarantinaan pertanian yang pertama di Indonesia.

4. Penyakit Blast Padi

Penyakit blast disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae. Penyakit ini akan berkembang pesat pada kelembapan atau curah hujan yang tinggi. Penyakit ini menyerang semua fase pertumbuhan tanaman padi. Penyakit ini, pertama kali menyebar tahun 1963 di China, kemudian menyebar keseluruh dunia tahun 1996.

Sumber : Nurita, 2017

Mengerikan sekali, ya, dampak penyakit pada tanaman. Oleh karena itu, kini di dunia telah memberlakukan aturan perkarantinaan tumbuhan, sehingga dapat mencegah masuk dan tersebarnya organisme pengganggu tumbuhan.

Kalau kamu, pernah tidak membaca artikel seperti ini? Tulis, ya, di kolom komentar.

Yuk, kita jaga negeri kita, agar aman sentosa.
#JanganLupaLaporKarantina

Referensi:

Aziiba Emmanuel Asibi, Qiang Chai, Jeffrey A. Coulter. 2019. Rice Blast: A Disease with Implications for Global Food Security. Agronomy 2019, 9, 451. doi:10.3390/agronomy9080451.

Belajartani.com. 2017. Cara Pengendalian Penyakit Balst pada Tanaman Padi. (https://belajartani.com/cara-pengendalian-penyakit-blas-pada-tanaman-padi/, diakses 9 Mei 2020).

Divnoje.ru. 2003. Deskripsi, Penggunaan Jamur Ergot dalam Pengobatan. Parasit Jamur. (https://divnoje.ru/id/opisanie-primenenie-griba-sporyni-v-medicine-griby-parazity-stroenie-i.html, diakses 9 Mei 2020).

Harjono, Satrio. 2019. Karat Daun Kopi  (Hemileia vastatrix) dan Cara Pengendaliannya. (http://balaipontianak.ditjenbun.pertanian.go.id/web/page/title/674/karat-daun-kopi-hemileia-vastatrix-dan-cara-pengendaliannya, diakses 9 Mei 2020).

Hawai.edu. 2019. Ergot of Rye.(http://www.botany.hawaii.edu/faculty/wong/BOT135/LECT12.HTM, diakses 9 Mei 2020).

Id.quora.com. 2018. Penyakit Apa yang Umum di Eropa Abad Pertengahan. (https://id.quora.com/Penyakit-apa-yang-umum-di-Eropa-Abad-Pertengahan, diakses 9 Mei 2020).

McNamara, Robert. 2019. The Great Irish Famine Was a Turning Point for Ireland and America. (https://www.thoughtco.com/great-irish-famine-1773826, diakses 9 Mei 2020).

Norwegian University of Science and Technology. 2016.The potato disease that changed the world. (https://phys.org/news/2016-06-potato-disease-world.html, diakses 9 Mei 2020).

Nurita, Sari. 2017. Teknologi Pengendalian Penyakit Blas Pada Tanaman Padi. (http://kalbar.litbang.pertanian.go.id/index.php/teknologi/pangan/padi/pengendalian-opt-padi/618-teknologi-pengendalian-penyakit-blas-pada-tanaman-padi, diakses 9 Mei 2020).

Triyanto, KBT. 2018. Cara Mengatasi Penyakit Hawar Daun pada Budidaya Kentang di Musim Hujan. (https://kabartani.com/cara-mengatasi-penyakit-hawar-daun-pada-budidaya-kentang-di-musim-hujan.html, diakses 9 Mei 2020).






Comments

  1. Keren. Saya jadi tercerahkan, kalau ternyata tanaman juga bisa sakit dan menyebabkan bahaya, jika tidak segera diatasi. Saya baru mau belajar berkebun, baca review ini jadi harus dipikirkan ulang soal berkebun yang sehat ke depannya, sebaiknya bagaimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak, banyak hal yang harus dipersiapkan sedini mungkin jika Mbak akan berkebun. Saya doakan semoga lancar berkebunnya, sukses selalu.

      Delete
  2. Wah saya yang lulusan agribisnis aja baru tahu ha ha... Kmrn kemana aja pas kuliah ? Tidur kayaknya. xixixi. Tq mb infonya menarik bgt

    ReplyDelete
  3. Wah ternyata ada penyakit tanaman yg berbahaya untuk manusia, saya kira hanya penyakit pada hewan yang bisa menular ke manusia.

    Harus lebih hati-hati sekarang, klo ada tanaman mati mencurigakan, trims atas infonya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang ada Mas, kalau penyakit hewan ke manusia namanya zoonosis, terimakasih kembali.

      Delete
  4. duuh mengerikan sekali ya ternyata banyak penyakit tanaman yang dapat berbahaya ke manusia, harus lebih hati2 lagi ya, semoga kita semua terlindungi, aamiin, thank you sharingnya mba jadi banyak tahu deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, ya kita harus hati-hati Mbak. Alhamdulillah, jadi tahu.

      Delete
  5. Baru tahu kl ternyata penyakit tanaman juga byk dan berbahaya buat kita yaa. Duh pasa pelajarab ipa kemana aja nih aku baru ngerti, hhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sekarang sudah ngerti, ya Mbak.

      Delete
  6. iya betul tuh mbak, itu kenapa sampai ada balai karantina tumbuhan. apalagi untuk jual beli antar negara, yang spesies tumbuhan jelas beda apalagi hamanya. makasih ya mbak informasinya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fungsi kami mencegah masuk dan kelarnya organisme pengganggu tumbuhan karantina Mbak. Kapan-kapan berkunjung ke laman website kami "Badan Karantina Pertanian"

      Delete
  7. Saya baru tahu kalau penyakit pada tanaman bisa mengancam jiwa manusia. Syukurlah saat ini sudah ada karantina tanaman untuk mencegah terjadinya hal mengerikan tersebuty.q

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saling bersinergi ya Mbak. Kalau melalulintaskan tanaman jangan lupa lapor ke petugas karantina. Kami ada di semua lokasi di Republik Indonesia.

      Delete
  8. Baru tahu ada berbagai penyakit yang menyerang manusia berasal dari tanaman. Btw makasih infonya, Mbak. Nambah lagi deh pengetahuan saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah kalau nambah pengetahuannya Mbak. Jangan lupa lapor karantina jika Mbak melalulintaskan tanaman dan bagian-bagiannya...

      Delete
  9. Owh, jadi kenapa ada balai karantina tanaman maksudnya untuk ini, ya. Ngeri banget, penyakit tanaman bisa ke manusia. Dampaknya ke ekonomi, sosial jg. Nice info mba, Trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mbak. Kami berada di garda terdepan menjaga negeri dari ancaman organisme pengganggu tumbuhan. Jangan lupa lapor karantina, ya, jika mau melalulintaskan tanaman.

      Delete
  10. Duh serem banget
    Ternyata penyakit tanaman bisa sedemikian besar menimbulkan korban jiwa
    Semoga gak ada lagi kejadian serupa di masa sekarang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Kami sebagai petugas karantina siap menjaga negeri agar bebas hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian pada manusia.

      Delete
  11. Kalau pun pernah membaca tanaman itu, daku bacanya tanaman yg tidak baik untuk dikonsumsi. Kalau yg seperti kakak tulis ini, belum. Malah jadi wawasan baru buat daku

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
    2. Alhamdulillah jadi tambah wawasan baru. Jangan lupa lapor karantina, ya, Mbak jika ingin melalulintaskan tanaman.

      Delete
  12. Tadinya, pas baca judul, aku pikir kaya penyakit tanaman yang nular ke manusia. Ha ha ha. Sukses menarik dari judul nih. Penyakit tanaman, memang pasti merugikan. Itu lah kenapa impor ekspor bibit atau buah sangat diperhatikan dan dibatasi ya. Pernah ada yang bawa pete dari Indonesia ke Malaysia, di bandara, dibukain satu2 petenya sama petugas di Malaysia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, bukan nular. Tapi dampak dari penyakit tersebut jika manusia mengkonsumsinya. Maksih, ye pujiannya. Betul sekali Mbak. Oh pernah ada kejadian pete, ya. Itu salah satu tugas kami Mbak, petugas karantina memeriksa komoditas pertanian. Jadi, kalau melalulintaskan komoditas pertanian, seperti pete mislanya, meski ada surat keterangan sehatnya dari petugas karantina, sehingga petenya enggak dibukain satu-satu, he

      Delete
  13. wah ngeri ya mbak, saya baru tahu penyakit pada tanaman bisa membunuh manusia. Kebetulan lagi nanam kentang nih semoga gak kenapa-kenapa hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di rawat kentangnya, ya, Mbak biar sehat dan aman dikonsumsi.

      Delete
  14. Ngeri juga ya dampaknya. Gak pernah kepikiran tanaman sakit bakal menimbulkan kerusakan seperti itu.
    Wawasan baru nih. Terima kasih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, wawasan baru bertambah, semoga barokah.

      Delete
  15. Ternyata tanaman juga memberikan efek menyeramkan ya. Saya kebetulan bukan pencinta tanaman, jadi aman wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman.. aman, walau bukan pecinta tanaman semoga masih suka makan sayur ya Mbak, biar sehat.

      Delete
  16. Wih, ngeri juga ya dampaknya. Bisa seperti itu ke tubuh manusia. Saya baru tahu banget nih mbak. Saya kira nggak ada kaitannya sama kesehatan. Ternyata, saya salah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, dampaknya pada manusia signifikan banget. Sehingga, kalau mau melalulintaskan tanaman, jangan lupa lapor ke petugasa karantina, ya Mbak.

      Delete
  17. Mengerikan juga ya karena bisa sampai menewaskan banyak manusia. Jadi menambah pengetahuan nih. Makasih sharingnya mb

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama, semoga bermanfaat dan barokah.

      Delete
    2. sama-sama, semoga bermanfaat dan barokah.

      Delete
  18. artikel yang keren dan sejujurnya aku baru tahu tentang penyakit tanaman ini. Thanks for sharing ya ka :)

    ReplyDelete
  19. Terimakasih mbak jadi tahu tentang penyakit pada tanaman, keren dan sukses ya

    ReplyDelete
  20. Ini pentingnya untuk terus menjaga kebersihan badan terutama tangan. Karena bisa jadi dari apa yang yang dipegang dapat menularkan prnyakit. Terima kasih infonya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, jaga kebersihan dan mari kita tebarkan kebaikan dengan menulis. Jangan lupa lapor karantina, ya.

      Delete
  21. Harus hati hati banget nih mbak, soalnya apalagi sekarang orang orang jadi banyak yg suka tanaman demi mengisi waktu luang selama pandemi

    ReplyDelete

Post a comment