Follow Us @soratemplates

Saturday, 15 June 2019

Confusion

03:03:00 0 Comments
Confusion

By: Salbiah


Ah, datang lagi
Kenapa sih dia datang lagi
Padahal enggak kepingin dia datang lagi

Duh Tuhan
Beri aku RahmatMu
Beri aku BarokahMu

Apa yang sebenarnya Kamu rencanakan terhadap diriku
Kenapa aku harus kembali berduka karena itu
Semoga hanya hari ini saja dia datang lagi dalam hatiku
Jangan
Jangan pernah datang lagi
Bikin aku sedih

Tuhan
Maafkan segala khilafku
Jangan sampai hati ini kembali sedih karena hal itu
Please...
Aku mohon

Semoga hari esok akan membawa kebahagiaan
Aamin

Bekasi, 15 Juni 2019

By: Pixabay.com

Thursday, 13 June 2019

Damai

04:34:00 0 Comments
Damai

Oleh: Salbiah

Damai...
Damai rasanya 
Lilinku damai bertengger diatas piring putih

Baru kali ini terasa damai
Alhamdulillah...

Kenapa, ya?
Baru sekarang kedamaian ini aku dapatkan
Seandainya sejak dulu
Ah, tak mengapa

Ternyata,
Aku tuh harus fokus
Fokus pada hal disekitarku
Jangan mikir yang aneh-aneh
Apalagi menggapai bintang dilangit
Tak mungkinlah itu

Ya, bertengger gagah diatas piring putih itu sudah lebih dari cukup
Jangan mikir yang ketinggian
Kan usaha sudah!
Tapi takdir berkata lain
Jadi, harus kamu terima dengan ikhlas
Lakukan yang terbaik untuk sekitarmu
Beri penerangan untuk sekitarmu
Justru itu sangat mulia

Berdamai memang susah 
Karena damai itu akan datang dengan sendirinya

Alhamdulillah...

Bekasi, 13 Juni 2018
menunggu adzan subuh

By: Pixabay.com




Sunday, 2 June 2019

Menyambut Lebaran Ala Bunda Adlan

02:11:00 0 Comments
Alhamdulillah lebaran tinggal beberapa hari lagi. Sudah tak sabar rasanya berbagi kemenangan kepada sanak keluarga. Segala persiapan menyambut lebaran sedang dilakukan. Nah, berikut cara menyambut lebaran ala Bunda Adlan:

1. Menyiapkan Busana Lebaran

Baju lebaran enggak bisa dipungkiri merupakan salah satu icon dalam perayaan lebaran. Lebaran tanpa baju lebaran rasanya seperti sayur tanpa garam. Ah, benar enggak sih? *wkwk. Biasanya yang diperuntukkan untuk mendapatkan baju baru lebaran adalah anak-anak.

Biasanya kami membeli baju baru lebaran anak-anak di sebuah toko yang agak jauh dari rumah sehingga diperlukan kendaraan untuk menjangkaunya. Toko tersebut menyediakan berbagai model baju anak yang sangat menggiurkan. Baik model baju anak laki-laki atau perempuan. 

Kami memilih baju muslim untuk anak-anak kami. Anak perempuan meski dibelikan baju dengan lengan panjang atau rok panjang sedangkan anak laki-laki celana panjang dan kaos pendek. Harganya pun terjangkau dan merakyat. 

Baju lebaran untuk kami sebagai orangtua adalah yang calm dan sederhana. Sang suami meski membli baju koko, sarung, kaos lengan pendek dan celana panjang. Sedangkan saya pribadi lebih suka membeli gamis sehingga akan lebih praktis dan enggak rempong apalagi punya anak kecil.

2. Menyiapkan Makanan Lebaran

Menyambut lebaran pasti dengan berbagai makanan khas lebaran. Hampir setiap daerah memiliki makanan khas lebaran walaupun secara umum makanan lebaran di Indonesia mungkin bisa dibilang sama.  Makanan khas lebaran untuk daerah Bekasi diantaranya ketupat, rendang daging, opor ayam, sambal kentang ati ampela, sayur pepaya petai, dodol, manisan kolang-kaling, rengginang, teng-teng, kue kering, dan sebagainya.

Jika hari pertama lebaran di rumah mertua, maka biasanya saya akan memasak segala macam menu lebaran saat masih puasa menjelang lebaran sehingga suami dan anak-anak dapat menikmatinya sambil berbuka puasa. Tapi jika hari pertama lebaran di rumah orangtua saya, maka saya akan memasak segala macam menu lebaran pada h-1 lebaran sehingga bisa dinikmati saat hari raya lebaran.

Kue bawaan seperti  teng-teng biasanya saya beli dari tetangga dekat umah yang memang berjualan kue tersebut. Kue kering kering saya beli di mart sekitar rumah. Sedangkan dodol saya mendapatkannya dari tetangga karena tetangga suka kasih dodol.  Manisan kolang kaling sengaja saya buat sendiri karena rasa manisnya disesuaikan dengan selera saya. Enggak terlalu suka dengan rasa yang manis dan warna yang mencolok.

3. Service Mobil

Ini merupakan hal yang urgent saat lebaran akan tiba. Padatnya jadwal silaturrahim mengharuskan kendaraan harus fit saat digunakan. Oleh sebab itu, service sangat penting. Dealer yang biasa kami datangi untuk service adalah dealer resmi karena akan lebih terjamin dibandingkan yang tak resmi.

4. Merapihkan Rumah

Nenek moyang kami mengatakan "menyambut hari kemenangan harus dilakukan dengan hati yang suci, oleh karena itu rumah yang kita tempati juga harus suci, artinya rumahnya harus clean." Beberes dalam rangka menyambut lebaran adalah suatu keniscayaan.

Kalau rumah didatangi tamu dalam kondisi berantakan meski malu apalagi di hari lebaran, duh, mau taruh di mana face ini *tepok jidat. Oleh sebab itu, beberapa hari menjelang lebaran, kami merapihkan rumah mulai dari kamar sampai dapur.

Hal utama saat menyambut lebaran adalah meluruskan niat. Memahami betul makna lebaran, bersyukur masih diberikan kesempatan menikmati lebaran dengan hati happy. Alhamdulillah.

BPers...

Selamat lebaran!

By: Pixabay.com

Saturday, 1 June 2019

Doa dan Harapanku

04:08:00 0 Comments
Malam ini merupakan salah satu malam lailatul qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Tentunya berharap segala yang terbaik. Tak hanya pada malam ini tapi pada malam-malam selanjutnya. 

Harapan merupakan keinginan seseorang agar dapat menjadi kenyataan. Setiap insan di dunia ini mempunyai harapan the best dalam hidupnya. Berharap mempunyai keluarga yang sakinah mawaddah warohmah, mempunyai keturunan yang sholeh dan sholihah, mempunyai usaha yang maju, selalu diberikan kesehatan, dapat traveling ke luar negeri, serta  berharap sukses dalam karir.

Saya pribadi mempunyai sebuah harapan yang sudah lama diusahakan tapi rupanya Allah berkehendak lain dan sampai saat ini, harapan itu hanya tinggal harapan. Entah sampai kapan akan mendapatkannya. Putus asa? Rasa itu terkadang menghinggap di hati kecil ini tapi saat mengingat begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya dan percaya jika Allah akan mempunyai rencana lain, rencana yang terbaik dalam hidup saya, maka seketika saya bangkit kembali dan berusaha menapaki lorong-lorong itu kembali. Berharap dapat mencapai ujung lorong dan menemukan cahaya kebahagiaan. 

Selain itu, sebagai seorang manusia, saya juga berharap dapat merenovasi rumah yang nampaknya harus segera direnovasi tapi apa daya rezeki belum menghampiri sehingga saat ini belum terealisasikan sesuai rencana.

Berharap dapat beribadah ke tanah haram dengan suami tercinta. Bahkan jika ada rezeki, dapat mengikutsertakan anak-anak adalah suatu impian yang sangat beautiful. Beribadah bersama my little family ke tanah suci adalah suatu dream yang sangat manis. Semoga dapat terwujudkan.

Berharap dapat memberikan pendidikan yang terbaik buat anak-anak. Base frame adalah aqidah mengenal Allah, selanjutnya menuntut ilmu dunia agar sukses dunia akhirat.

Berharap menjadi istri yang sholihah untuk suami tercinta. Merajut cinta dalam ikatan keluarga sakinah. Melayani suami dengan baik dan memberikan yang terbaik sebagai seorang istri dan ibu dari anak-anaknya. 

Sebagai seorang ibu, saya juga berharap dapat menjadi ibu yang terbaik buat anak-anak. Mengasuh dengan pola pengasuhan islami. Menjadi ibu dan sahabat buat anak-anak. Berharap anak-anak akan selalu mencintai ibunya dan bangga dengan ibunya.

Harapan harus diimbangi dengan usaha. Sudah sejauh mana usaha yang telah dilakukan, jika sudah maksimal maka selanjutnya serahkan kepada Allah Sang Pencipta. Berdoa! Berprasangka baik bahwa Allah pasti akan mengabulkan setiap doa hambaNya. 

BPers...

Berusaha melakukan yang terbaik agar mendapatkan hasil sesuai harapan dan selanjutnya adalah urusan Allah, berdoa, serahkan kepada Sang Pemilik Rezeki! 

By: Pixabay.com