Follow Us @soratemplates

Tuesday, 23 April 2019

Hari ini Bertemu Master of Langaskara

Hai gaes,
Duh, dah lama enggak nulis nih. Berasa kaku jari menari diatas laptop. He, *mulai alay. Malam ini saya mencoba memberanikan diri menulis all about something yang saya temukan hari ini. 

Ceritanya begini gaes *pada suatu hari (ampun jangan digetok). Kebetulan hari ini saya berdinas ke BBKP Tanjung Priok, enggak yangka bertemu dengan Kepala Bagian Umumnya, Bapak Edi namanya.

Uniknya lagi, saya juga bertemu dengan Bapak Wisnu bagian kepegawaian, Bapak yang satu ini sering sekali saya hubungi untuk menanyakan konfirmasi peserta tapi seumur-umur belum pernah lihat wajah aslinya, sumpah dah, beruntung kali yak namanya *He.

Kembali ke point utama. Pertama, kami agak basa-basi menyampaikan maksud dan tujuan kami ke BBKP Tanjung Priok. Diskusi cukup alot, tapi tak sealot kerupuk yang melempem *eh. Berawal dari menyerahkan surat permohonan sampai rencana booking penginapan *Nah, apa tuh?, he. Tuntas kami lahap dalam beberapa jam.

Kayaknya, maksudnya dan tujuan kami sudah tersampaikan dengan baik nih. Tetiba, muncul dalam obrolan kata "Langaskara". Apa tuh? Langaskara adalah Pengenalan Tugas Karantina Pertanian. Aktivitas ini dilakoni para calon pegawai negeri di Badan Karantina Pertanian. Wow, satu-satunya lho di Karantina *eh, promosi. 

Tak disangka dan tak diduga, ternyata saya ketemu salah satu pendiri kegiatan Langaskara ini, Bapak Edi. Tak banyak bicara tapi banyak mendengar. Saya perhatikan dengan seksama cerita dari Pak Edi. 

"Langaskara itu sangat penting untuk diselenggarakan. Disitulah, para karantinawan dan karantina wati, baik yang bekerja sebagai fungsional khusus dan umum, harus mengenal apa itu karantina, bagaimana peraturan perundangan karantina dan bagaimana tugas pokok dan fungsi karantina, sehingga walaupun seorang pegawai hanya bertugas sebagai pembuat surat tugas, misalnya, maka pegawai tersebut tahu jika ditanya tentang karantina, nah disitulah point intinya. Antara fungsional khusus dan umum bersatu padu melaksanakan tugas perkarantinaan."

Ooh...barulah saya sadar, tenyata teramat penting kegiatan langsakara dilakukan. Wong, master-nya saja sudah dengan cermat dan memikirkan matang-matang output dari kegiatan tersebut. Lah, kita sebagai pesertanya meski semangat menjalankan kegiatan tersebut. Betul enggak?

Semoga para perintis karantina dimanapun berada saat ini, selalu sehat dan bahagia. Bangga dengan kami para karantinawan dan karantinawati muda yang akan meneruskan tongkat estapet  perjalanan karantina di Indonesia, melindungi Indonesia dari bioterorism.

Terimakasih Pak Edi, atas cerita singkat dan padatnya hari ini. Semoga Bapak selalu sehat dan senyum menyaksikan kami yang dengan bangganya berada di Badan Karantina Pertanian.

Jayalah terus Karantina Indonesia.

By : Barantan


No comments:

Post a Comment