Follow Us @soratemplates

Tuesday, 13 November 2018

Daftar Link Jurnal dan Perpustakaan

15:09:00 0 Comments
Daftar Link Jurnal dan Perpustakaan

Oleh Salbiah

1. Jurnal Internasional : 
    Science direct : https://www.sciencedirect.com/
    Springer : https://www.springer.com/gp
    Mendeley : https://www.mendeley.com/?interaction_required=true
    Teel :  https://www.teeal.org/
    American society for  horticultural science :  https://www.ashs.org/page/JournalofASHS
    Crossref : https://www.crossref.org/
    NCBI : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/

2. Perpustakaan Kementerian Pertanian : http://pustaka.setjen.pertanian.go.id/link-detail.php?groupID=library

3. Repositori Kementerian Pertanian : http://repository.pertanian.go.id/

4. Perpustakaan Nasional : http://www.pnri.go.id/

5. Perpustakaan Perguruan Tinggi :
    Institut Pertanian Bogor : http://perpustakaan.ipb.ac.id/
    Institut Teknologi Bandung : https://lib.itb.ac.id/
    Universitas Padjajaran : https://lib.unpad.ac.id/
    Universitas Lampung : http://library.unila.ac.id/web/
    Universitas Gadjah Mada : http://lib.ugm.ac.id/en/

6. Jurnal Nasional :
    Jurnal Fitopatologi Indonesia : http://journal.ipb.ac.id/index.php/jfiti
    Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia : https://jurnal.ugm.ac.id/jpti
    Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika :          http://jhpttropika.fp.unila.ac.id/index.php/jhpttropika
    Jurnal Acta Veterinaria Indonesianan : http://journal.ipb.ac.id/index.php/actavetindones/index
    Jurnal Sain Veteriner : https://jurnal.ugm.ac.id/jsv
    Jurnal Veteriner : https://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/
    Jurnal Kedokteran Hewan : http://jurnal.unsyiah.ac.id/JKH



Prosedur Entry Koleksi pada Bibliography Slims

08:29:00 0 Comments
Prosedur Entry Koleksi pada Bibliography Slims

1. Klik menu librarian login.
2. Pilih menu bibliography.
3. Klik sub menu add new bibliography.
4. Isilah kolom berikut :
5. Title, isilah judul koleksi.
6. Edition, koleksi tertentu yang mempunyai edisi seperti majalah, bulletin, warta, atau buku  seperti edisi ke-2, edisi ke-3, maka isilah kolom ini.
7. Specific detail info, diisi apabila koleksi non-printed material.
8. Author (s), isilah nama pengarang. Klik add author (s), setelah muncul form baru, klik tipe pengarang (sebagai personal name/organizational body/conference), kemudian pilih kedudukan  
pengarang (pengarang utama/pengarang tambahan/penerjemah/dsb).
9. GMD atau general material designation merupakan jenis dokumen. Seperti text, slide, MP3, CD, Casette dsb.
10. Frequency, isilah dengan frekuensi terbit, biasanya untuk koleksi dengan terbitan berkala.
11. ISBN/ISSN, isilah dengan nomor ISBN/ISSN.
12. Publisher, isilah dengan penerbit. Semua nama penerbit yang telah diisi maka langsung tersimpan dalam slims sehingga jika ingin mengetik penerbit yang sama akan secara otomatis muncul.
13. Publishing year, isilah dengan tahun penerbitan koleksi.
14. Publishing place, isilah dengan lokasi penerbitan koleksi.
15. Collation, isilah dengan deskripsi fisik suatu koleksi seperti jumlah halaman dalam tulisan romawi, tinggi buku, jika terdapat gambar/tabel tulis ‘ill”.
16. Series title, apabila suatu koleksi memiliki judul seri seperti seri buah-buahan atau seri petualangan, maka kolom ini diisi.
17. Call number atau nomor panggil. Nomor yang digunakan untuk mencari keberadaan koleksi di rak perpustakaan berisi nomor klasifikasi, tiga huruf nama pengarang, satu huruf depan judul koleksi.
18. Penempelan call number pada punggung buku.
19. Subject (s), klik add subject (s) akan muncul form baru, isilah beberapa nama subject (s), pilih tipe subject (topic/geographic/name/temporal/genre/occupation), kemudian pilihlah kedudukan subject (utama/tambahan).
20. Classification, isilah dengan nomor klasifikasi yang digunakan baik dari sistem klasifikasi UDC atau DDC.
21. Language, pilihlah bahasa sesuai dengan bahasa pada koleksi.
22. Abstrak/notes, isilah dengan gambaran umum tentang koleksi.
23. Image, klik pada tombol browse, masukkan file cover koleksi dalam bentuk jpg.
24. File attachment, klik add attachment, isilah judul dan tekan tombol browse, klik upload now.
25. Hide in OPAC. Terdapat dua pilihan yaitu show dan hide. Pilih show apabila setelah entry koleksi maka pengunjung dapat langsung melihat sedangkan  hide apabila pengujung tidak dapat langsung melihat koleksi diwebsite perpustakaan.
26. Promo to homepage. Terdapat dua pilihan yaitu promote dan don’t promote. Pilih promote apabila setelah entry  koleksi akan tampil pada page pertama OPAC, sedangkan don’t promote apabila setelah entry tidak akan tampil pada page pertama OPAC.
27. Label berupa icon, memberi keterangan pada koleksi apakah koleksi favorite atau tidak.
28. Setelah semua kolom terisi maka klik tombol save.


Monday, 12 November 2018

Badan Tenaga Nuklir Nasional

03:13:00 0 Comments
Hari itu hari yang menyenangkan, mengapa? karena saya berkesempatan kembali melakukan  tugas di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN). Yap, Kamis, 8 November 2018, saya mendatangai lokasi ini untuk melakukan perlakuan iradiasi terhadap lalat buah Bactrocera papayae pada buah naga. Perlakuan iradiasi ini merupakan salah satu perlakuan karantina loh, sehingga perlu diuji keefektifannya.

PAIR-BATAN ini berlokasi di Jl. Lebak Bulus Raya No. 49, Jakarta Selatan. Setelah kami sampai di depan gerbang masuk, kami langsung disambut dengan anjing pelacak. Saya turun untuk melaporkan ke bagian security dan beberapa detik mobil yang kami kendarai dicheck dengan detektor. Alhamdulillah kami lulus sensor....




Saya dan teman berhenti tepat diruang gamma iradiator karena memang buah naga yang kami bawa akan dilakukan iradiasi sinar gamma. Kami, memasukkan satu persatu toples berisi buah naga ke dalam ruang iradiator dan setelah dua jam berlalu akhirnya selesai semua perlakuan iradiasi pada buah naga. Mengapa kami mengiradiasi buah naga? karena kami ingin mengetahui kalau lalat buah yang telah kami infestasikan ke dalam buah naga akan mati jika terpapar radiasi. 

Tepat didepan ruang iradiator, saya melihat tulisan "Awas Bahaya Iradiasi", saya ngeri juga sih membacanya. Khawatir terpapar radiasi nanti gen kita jadi mutasi dah berubah jadi monster yang jahat...Wkwk, efek kebanyakan nonton film.


Dears, perlu diperhatikan yah. Efek radiasi pada manusia ada 2 kemungkinan nih yaitu bereaksi dengan tubuh atau hanya melewatinya saja. Semua radiasi yang terserap dalam jaringan biologis akan muncul sebagai panas dan ini merupakan awal dari perubahan kimiawi selanjutnya akan menimbulkan efek biologis yang merugikan.

Setidaknya ada dua cara bagaimana radiasi dapat mengakibatkan kerusakan pada sel. Pertama, radiasi dapat mengionisasi langsung molekul DNA sehingga terjadi perubahan kimiawi pada DNA. Kedua, perubahan kimiawi pada DNA terjadi secara tidak langsung, yaitu jika DNA berinteraksi dengan radikal bebas, terjadi perubahan kimiawi pada DNA tersebut, menyebabkan efek biologis yang merugikan, misalnya kelainan genetik atau kanker.

Pada dosis rendah, sel dapat memulihkan dirinya sendiri dengan cepat. Pada dosis tinggi, kemungkinan sel tidak dapat memulihkan dirinya sendiri sehingga akan mengalami kerusakan permanen atau mati. Sel yang mati relatif tidak berbahaya nanti akan diganti dengan sel baru sedangkan sel yang mengalami kerusakan permanen akan menjadi sel abnormal sehingga meningkatkan terjadinya kanker pada manusia. 

Petugas radiator juga diberikan alat pendeteksi radiasi loh dears, namanya TLD detektor. Alat ini dipakai dengan cara dikalungkan pada leher, semakin banyak paparan radiasinya maka alat tersebut akan semakin berwarna hitam. Jadi ga perlu khawatir yah, semua ruangan dan petugas yang melakukan iradiasi telah mengikuti standar operasional prosedur yang lengkap sehingga keamanan lingkungan akan tetap terjaga.

Petugas radiator, Bapak Bonang

Perlu diketahui, PAIR-BATAN juga menerima jasa layanan seperti jasa iradiasi, jasa penyiapan sampel dan analisis, jasa konsultasi, jasa pelayanan teknis uji tidak merusak, dan  penjualan produk teknologi nuklir.

Sedikit banyak jadi tahu yah mengenai iradiasi ini, so berhati-hati jika berada pada lokasi yang punya paparan iradiasi.

Referensi :
[PAIR-BATAN]. 2018. Efek radiasi terhadap manusia. Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir nasional. http://www.batan.go.id/pusdiklat/elearning/proteksiradiasi/pengenalan_radiasi/2-3.htm. Diakses 12 November 2018.

[PAIR-BATAN]. 2018. Layanan. Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Tenaga Nuklir nasional. http://www.batan.go.id/index.php/id/jasa-layanan-pair. Diakses 12 November 2018.

Wednesday, 7 November 2018

Antara KRB dan Zoologi

22:05:00 0 Comments

Jumat itu begitu lekat diingatan saya ketika saya sedang sibuk mengumpulkan dokumen, secara tiba-tiba diinformasikan diberi tugas untuk menemani peserta training identifikasi lalat buah ke Kebun Raya Bogor (KRB). Nah loh…

Saat itu, memang kantor kami sebagai penyelenggara training identifikasi lalat buah dengan peserta yang berasal negara ASEAN seperti Kamboja, Laos, Myanmar, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, Indonesia, dan lainnya. Tapi pengajarnya berasal dari Australia dan New Zealand.

Jumat tanggal 2 November 2018 training tersebut ditutup secara resmi. Next agenda adalah jalan-jalan ke Kebun Raya Bogor dan Museum Zoologi.

Demi kelancaran kegiatan tersebut, beberapa pegawai ditugaskan untuk menemani mereka, salah satunya adalah saya. Sebenarnya saya sudah bosen juga sih ke Kebun Raya Bogor  karena sudah yang kesekian kalinya berwisata ke sini, duluu.... saya bersekolah di Institut Pertanian Bogor jadi wis bolak balik ajja wisatanya ke sini terus. Tak apa demi negara dengan senang hati saya terima tugas ini.

Sebelum berangkat, mari kita makan siang dulu. Selanjutnya cus menuju kota angkot. Singkat cerita, kami sampai di Kebun Raya Bogor. Kami tiba di pintu I. Masuk melalui graha sambhrama dan membeli tiket. Harga tiket masuk cukup murah yaitu Rp. 16.000,-/orang.





Kebun Raya Bogor memiliki luas 87 ha. Wow, rasanya ga etis banget yah mengelilingi kebun dengan berjalan kaki. Bisa gempor kakiku. And than, kami memutuskan untuk menyewa mobil wisata. Biaya sewa Rp. 15.000,-/orang.

Kami dipandu mengelilingi kebun dengan tourguide yang sesekali melontarkan humorannya. Kami diperkenalkan satu persatu jenis tanaman yang dipelihara dikebun tersebut seperti pohon bambu raksasa, pohon durian, pohon nangka, pohon palm, bunga teratai, bunga bangkai, pohon jodoh, dan sebagainya. Dipohon jodoh inilah kami diberi waktu untuk sesi pemotretan, cekrek!



Ada juga loh jembatan cinta, jembatan ini berwarna merah sehingga disebut jembatan gantung merah, konon katanya pasangan kekasih yang lewat jembatan ini akan putus hubungan asmaranya. Hoax ga ni yah….

Kami ditunjukkan pula pohon kelalawar, dimana banyak sekali kelalawar yang hilir mudik diatas rimbunnya pohon tersebut. Seram juga sih liatnya…

Kebun Raya Bogor memiliki fasilitas seperti musholla, toilet, toko cendramata, dan rumah makan, namanya kafe “dedaunan”. Saya pernah sih sekali makan di kafe tersebut waktu masih zaman mahasiswa dan untuk wisata kali ini kami hanya melewatinya saja.

Next, museum zoologi. Mobil wisata menghantarkan kami sampai tepat didepan pintu museum zoologi. Sebelum masuk, isi buku tamu dulu dan demi kelancaran kegiatan, kami menyewa tourguide. Biaya sewanya Rp. 100.000,- sampai kegiatan keliling museum selesai.

Museum ini memamerkan berbagai binatang awetan seperti mamalia, burung, ikan sampai serangga. Bahkan terpampang jelas kerangka paus biru yang begitu besar dan mengerikan. Akan tetapi, saya cukup tertarik dengan koleksi serangga dalam kotak koleksi, unik dan langka pastinya.






Pertama kali saya mengunjungi museum zoologi, saat saya memasuki semester dua perkuliahan artinya masih ditingkat satu mahasiswa. Sekarang saya kembali mengunjunginya dan ternyata masih sama seperti dulu. Wow keren, awetan disana tetap terjaga, salut deh.

Terimakasih Bogor, lain kali kembali ke Bogor…..

Monday, 5 November 2018

Study Banding ke Maros

03:22:00 0 Comments

Hai dears,

Pernah dengar ga nama “Balai Penelitian Tanaman Serelia (Balitsereal)” yang berlokasi di Jl. Dr. Ratulangi 274, Maros, Sulawesi Selatan.

Tanggal 13 Oktober 2016, saya dan dua orang teman saya berkesempatan melakukan study banding. Saat itu, penelitian yang kami lakukan terkait perlakuan fumigasi sulfuryl fluoride pada benih jagung. 

Nah, dalam rangka pendalaman penelitian yang telah kami lakukan maka diperlukan konfirmasi ditingkat lapangan guna mendapatkan gambaran empirik hasil penelitian yang dilakukan sehingga dapat terimplementasikan dengan baik dan berdaya guna.


Sesampainya disana, kami langsung disuguhkan dengan pertanaman jagung yang cukup luas. Baik tanaman didalam greenhouse maupun dilapangan. Selain itu, kami juga melihat pertanaman sorghum loh. Ga yangka bisa ketemu tanaman sorgum, kirain harus ke Eropa baru bisa ketemu tanaman sorgum, disini juga ada.

Kami langsung melakukan diskusi terkait maksud study banding ini. Ketua tim, Ibu Leny Panjaitan memaparkan hasil penelitian yang telah kami hasilkan dan disambut baik oleh para peneliti di Balitsereal. Setelah kami memaparkan, mereka pun menginformasikan terkait perlakuan yang pernah dilakukan untuk mengatasi hama dan penyakit pada tanaman jagung. 


Sesi selanjutnya, kami meninjau pertanaman jagung di greenhouse. Kami melakukan pengamatan terhadap spot-spot tamanan jagung yang sedang diuji ketahanannya terhadap penyakit tanaman tertentu seperti penyakit bulai.




Selain pertanaman jagung, kami juga melihat pertanaman sorgum. Akhirnya saya dapat melihat tanaman sorgum setelah sekian lama membayangkan bagaimana bentuk tanaman sorgum walau bukan di daerah asal sorgum itu dibudidayakan secara komersial.


Tahu ga dears? Balitsereal telah menghasilkan banyak produk loh, diantaranya jagung protein tinggi, jagung kaya vitamin A, jagung ungu, dan jagung pulut/ketan.

Jagung protein tinggi kaya akan asam amino esensial yaitu lisin dan triftofan. Kadar lisin mencapai 0.52% dan triftofan mencapai 0.11% lebih besar dari jagung biasa yang kadarnya hanya 0.29% dan 0.058%. Jagung tinggi protein ini bisa dimanfaatkan sebagai subsitusi pakan tinggi protein seperti bungkil kedelai dan tepung ikan yang sampai saat ini masih diimpor untuk pakan ternak.


Jagung kaya vitamin A.  Produksi jagung ini dilatarbelakangi defisiensi vitamin A menjadi momok pada anak-anak dan ibu hamil di wilayah Asia Tenggara dan Afrika. Jagung ini memiliki kandungan beta karoten tinggi yaitu 0.105 ppm lebih tinggi dibandingkan dengan jagung biasa 0.048 ppm.  Diharapkan kehadiran jagung ini memberikan kontribusi pemenuhan gizi masyarakat yang mudah, murah, dan enak.


Jagung ungu memiliki biji yang berwarna ungu. Warna ungu disebabkan tingginya kandungan antosianin. Antosianin bersifat antioksidan yang mencegah terjadinya penyakit penyumbatan pembuluh darah, melindungi lambung dari kerusakan, menghambat sel tumor, mencegah obesitas, meningkatkan kemampuan memori otak, dan menangkal radikal bebas.


Jagung pulutan/ketan memiliki citarasa yang enak, gurih, pulen, dan lembut. Jagung ini banyak dicari konsumen dan industri.  Jagung ini mengandung amilopektin yang tinggi mencapai 90%. Kreasi baru makanan berbasis jagung pulut bermunculan termasuk beras jagung instan dan bubur jagung instan.


Sesaat kami akan meninggalkan Balitsereal. Saya menemukan beberapa jagung sedang dijemur dibawah sinar matahari, cukup unik menurut saya karena memiliki warna yang mencolok. Wow, mantap juga nih warna jagung “Jagung Hibrida juga” ternyata.


Seru juga yah membicarakan perjagungan ini, tapi jujur saja, sayapun belum pernah makan salah satu jagung yang saya sebutkan diatas. Semoga market jagung tersebut akan semakin luas sehingga bisa kita temui dimanapun kita berdomisili.

Referensi :
[BALITSEREAL]. 2018. Produk. Balai Penelitian Tanaman Serealia, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian. http://balitsereal.litbang.pertanian.go.id/. Diakses 4 November 2018.

Thursday, 1 November 2018

Doaku Terkabulkan

03:05:00 0 Comments
"Didan, tolong donk buatin surat permohonan narasumber atas nama bu Isti, perihal bimbingan kearsipan". Saya ingat betul kalimat itu, karena memang saat ini saya sedang membutuhkan mentor untuk membimbing saya merapihkan arsip di kantor. 

Sudah beberapa minggu saya dan siswa PKL merapihkan arsip dengan melakukan pembongkaran dokumen dari dalam kardus. Sekarang tiba waktunya, kami mengentri masing-masing dokumen kedalam komputer. Nah, disinilah saya memerlukan bimbingan mentor.

Komunikasi dengan calon mentor sudah saya lakukan, Saya akan menunggu hari Jumat untuk bisa diajari teknik kearsipan. Saat kami sedang merapihkan arsip kemarin, tiba-tiba dua orang masuk ke ruangan. Tak diduga tak disangka, ternyata para arsiparis yang datang menghampiri kami. Ya Allah, doaku terkabulkan sudah..

Semangat 45 terasa dalam dada. Kami belajar teknik pengarsipan di komputer dan pelabelan kardus. Beberapa hal yang saya pelajari dari kegiatan ini diantaranya :
1. Kita harus memisahkan dokumen per tahun, per kategori, per bulan, per tanggal.
2. Dokumen ketatausahaan dimasukkan dalam kardus. Posisi dokumen tersebut, tanggal yang paling muda berada di paling pinggir dari kardus. Tiap dokumen dalam kardus dapat dipisahkan menggunkan pos-it. Sedangkan posisi dokumen dikomputer, tanggal yang paling muda berada diatas daftar entrian. Apabila terdapat perbedaan kategori pada dokumen ketatausahaan maka dapat dibuat sheet baru dengan nama kategori yang baru.
3. Dokumen uji terap, desiminasi, dan perencanaan dapat diarsipkan didalam lemari tanpa dimasukkan dalam kardus disertai daftar dokumennya. Daftar dokumen ini dibuat rangkap dua. Rangkap pertama diletakkan dalam lemari dan rangkap kedua disimpan ditempat yang aman dan hanya diketahui oleh pengelola arsip.
4. Peletakkan dokumen dimulai dari rak paling atas kanan.
5. Pelabelan dibuat semenarik mungkin sehingga temu kembali dokumen dapat lakukan dengan cepat dan mudah.
6. Semua dokumen dikeluarkan dari odner aslinya kemudian diinput ke dalam komputer.
7. Pekerjaan ini sangat menjenuhkan sehingga dibutuhkan peralatan audio untuk menemani saat bekerja. 










Alhamdullah, keberkahan ilmu kami dapatkan. Semoga kami makin semangat melaksanakannya.

#ArsipKarantinaUjiTerap

Pesona Karantina Uji Terap di Pagi Hari

02:18:00 0 Comments
Bloggers...

Tulisan saya kali ini bercerita sedikit tentang kantor tempat saya bekerja. Tak apa yah, sekalian promosi, siapa tahu ada yang mau menggunakan fasilitas di kantor ini setelah saya posting tulisan ini. @ngarep.com.

Namanya "Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian", berlokasi di Jl. Raya Kampung Utan, Setu, Desa Mekar Wangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kantor ini, berdiri tahun 2011. Saat itu terjadi mutasi besar-besaran dari berbagai wilayah kerja di seluruh Indonesia menuju Cikarang Bekasi. Saya salah satunya, eits tapi bukan golongan yang ikut mutasi, saya diterima sebagai calon pegawai negeri sipil pada tahun tersebut bersamaan dengan mutasi pegawai lainnya.

Saat ini, kantor kami cukup rimbun dipenuhi oleh tanaman yang sengaja ditanam sehingga suasananya cukup sejuk dan mengademkan hati setiap orang yang menginjakkan kaki di kantor ini. Enyesss.... saat masuk pertama kali, weew...hawa surga langsung terhirup, apalagi kalau pagi hari, kedatangan kita disambut dengan kicauan burung diantara pepohonan.



Setelah kita melewati gerbang. Kita langsung disambut oleh papan penunjuk jalan. Belok kiri ke arah wisma/mess/lapangan tenis/gazebo dan jika lurus kita akan menuju gedung pendidikan.



Gedung pendidikan merupakan salah satu gedung utama di kantor kami. Gedung ini, berlantai empat. Lantai satu terdapat laboratorium entomologi, laboratorium fitopatologi, ruang preparasi, ruang kelas, lapangan badminton, lapangan tenis meja, dan ruang pameran. Lantai dua terdapat ruang perpustakaan, ruang arsip, dan ruang kelas. Lantai tiga terdapat laboratorium molekuler, ruang fungsional, dan ruang kelas. Lantai empat terdapat ruang kelas, ruang fitness, ruang karaoke, dan bioskop mini. 

Gedung pendidikan

Keluar gedung pendidikan kita akan bertemu dengan papan penunjuk jalan. Belok kanan jika akan ke auditorium/gedung administrasi/masjid, dan lurus jika akan ke gedung fumigasi (workshop fumigasi) dan animal cage (kandang hewan). 



Tepat disebelah kiri papan penunjuk jalan tadi, terdapat asrama. Asrama ini terdiri dari empat lantai dengan 116 kamar. Tiap kamar terdapat dua bed. Kamar dilengkapi dengan pendingin udara dan terdapat  dua kamar VIP untuk tamu khusus. Asrama ini disewakan loh, jadi buat siapa saja yang mau menginap disini monggo, tarifnya cukup terjangkau, hanya dengan Rp. 75.000/orang/malam maka kita langsung dapat menikmati kamar layaknya hotel bintang tiga. Bagian belakang gedung asrama ini terdapat lapangan untuk bermain tenis lapangan. Jika bloggers hobi main tenis lapangan, silakan main sepuasnya disini.

Asrama

Melangkah ke arah kanan. Kita langsung bisa sholat, yap karena kita berada di masjid. Namanya masjid Miftahul Jannah. Masjid ini tidak terlalu besar tapi layak dijadikan tempat sholat berjamaah. Setiap hari jumat  warga sekitar  berdatangan untuk melakukan sholat jumat di masjid ini.

Masjid Miftahul Janah

Berjalan beberapa langkah kedepan dari masjid, terdapat auditorium. Ruangan ini cukup besar dengan kapasitas 300 orang, bisa digunakan untuk rapat nasional atau seminar. Tarifnya juga cukup murah loh, hanya dengan Rp. 1.500.000/hari maka kita bisa menikmati megahnya ruangan tersebut.

Ruangan Auditorium

Bergerak sedikit ke bawah, tepat dibawah gedung ini terdapat ruangan administrasi. Nah, ruangan ini terdiri dari ruang kepala balai, ruang struktural, serta ruang pejabat fungsional umum dan khusus.

Ruangan Administrasi

Sedikit bergerak ke kanan terdapat workshop gumigasi. Gedung ini digunakan untuk kegiatan perlakuan fumigasi. Selain itu, terdapat sarana untuk pelatihan perlakuan air panas dan x-ray.

Gedung workshop fumigasi

Tepat disebelah kanan gedung fumigasi terdapat gedung animal cage. Gedung ini terdiri dari ruang fungsional, laboratorium, dan kandang hewan. Didepan gedung ini, terdapat greenhouse yang digunakan untuk menanam media pembawa (tanaman) yang sedang dilakukan pengujian.

Gedung animal cage


Rasanya cukup informasi saya kali ini, mohon maaf gambar kurang memadai. Gambar ini saya ambil kemarin saat baru tiba dikantor dengan kondisi setelah hujan lebat malam harinya. Saya berharap, jika ada kesempatan, bloggers dapat berkunjung dan menikmati suasana pedesaan milenial di kantor ini. Ditunggu.....

#AyoBerkunjung