Follow Us @soratemplates

Thursday, 27 September 2018

Setelah Presentasi AROPT

18:11:00 0 Comments
Bogor, September 2018
Foto ini diambil setelah saya baru saja menyelesaikan presentasi AROPT. Senang rasanya, lega telah menyelesaikan presentasi karena hampir tiga minggu lamanya saya berkutat dengan laptop, hampir setiap malam saya hanya tidur beberapa jam demi menyelesaikan tugas AROPT ini. Merasa bangga telah diberi tugas menyelesaikan AROPT dan mempresentasikannya, semoga dilain kesempatan saya masih diberikan amanah ini lagi.

Ganbatte Kudasai!!

Peserta Pelatihan Isolasi dan Identifikasi Aspergillus, Penicillium, dan Talaromyces

18:06:00 0 Comments

Tepat diakhir bulan Agustus tahun 2018, saya mendapatkan tugas untuk mengikuti pelatihan isolasi dan identifikasi cendawan di Biotrop Bogor. Alhamdulillah, selain mendapatkan ilmu yang tentunya bermanfaat, saya juga mendapatkan teman baru yang berasal dari berbagai instansi, baik dari Kementerian Pertanian maupun diluar Kementerian Pertanian. Sampai saat ini, silaturrahim kita tetap terjaga karena kita memiliki whatsapp grup, mudah-mudahan dilain waktu kita dapat bertemu kembali. 

Tetap semangat belajar kawan!!

Pembuatan Preparat Semi Permanen Koleksi Cendawan

18:04:00 0 Comments


Biotrop, Agustus 2018

Pembuatan Preparat semi permanen ini diajarkan oleh Prof. Robert A. Samson pada pelatihan isolasi dan identifikasi Aspergillus, Penicillium dan Talaromyces di Biotrop Bogor. Beliau merupakan ahli cendawan yang berasal dari Westerdijk Fungal Biodiversity Institute, Utrecht, The Netherlands. Beliau meminta kami untuk memperhatikan teknik pembuatan preparat semi  permanen. Mulai dari persiapan alat dan bahan sampai mengamati diatas mikroskop. Beliau mengatakan bahwa preparat ini hanya tahan dalam waktu 2 bulan.

Saturday, 8 September 2018

Pengamatan Imago Bactrocera papayae

17:36:00 0 Comments

8 September 2018

Pengamatan imago lalat buah ini saya lakukan pada hari Sabtu, bertepatan dengan pengamatan uji mutu bawang putih yang suami saya lakukan. Saya dan anak saya menemani suami saya saat itu sehingga saya ditemani anak saya melakukan pengamatan imago lalat buah diruang pengamatan. Hasil pengamatan saat itu, belum ada pupa lalat buah yang telah menjadi imago lalat buah, setelah saya perhatikan dengan seksama masing-masing kurungan lalat buah belum terlihat satupun imago yang muncul baik dikurungan kontrol atau perlakuan. Yang saya sukai dari pengamatan ini adalah anak saya sangat antusias membantu pengamatan ini. So sweet, terkadang dirumah saja dia bilang "Bunda tadi di kantor mengamati kandang yah?" Huahaa, dia ingetnya kandangnya bukan lalat buahnya.... Ternyata dia masih ingat!


Isolasi Cendawan pada Buah Naga

17:28:00 0 Comments


Hai bloggers...

Tahu ga apa yang sedang saya lakukan dari gambar diatas? Yap, seperti biasa saya sedang melakukan isolasi cendawan yang berasal dari kulit buah naga. 

Kegiatan ini, saya lakukan dalam rangka membimbing mahasiswa PKL yang berasal dari Universitas Djendral Soedirman untuk melakukan isolasi cendawan yang berasal dari kulit buah naga yang telah diinkubasi selama satu minggu. 

Setelah proses inkubasi maka saatnya melihat koloni cendawan apa saja yang berada pada kulit buah naga. Kita dapat membedakannya berdasarkan warna dan bentuk dibawah mikroskop stereo. Setelah itu, masing-masing cendawan tersebut kita isolasi dengan mengembangbiakannya pada media PDA. 

Isolasi ini dilakukan dengan menyentuh sedikit koloni pada kulit buah naga kemudian diletakkan pada media PDA. Media PDA kemudian diinkubasi selama satu minggu dan siap dilihat dibawah mikroskop stereo dan kompon.

Thursday, 6 September 2018

Penyerahan Sertifikat Pelatihan Isolasi dan Identifikasi di Biotrop

15:54:00 0 Comments
Assalamualaykum bloggers....

Demi one day one post, walaupun saya baru pulang dari Batam masih jet lag dan kepala nyut-nyutan tak apalah untuk sementara saya abaikan. Ngomong-ngomong, artikel malam ini yang akan saya tulis terkait dengan pelatihan yang pernah saya ikuti di Seameo Biotrop tanggal 28-31 Agustus 2018.

Pelatihan ini bertujuan agar peserta mengetahui teknik mengidentifikasi jamur atau biasa kami sebut "cendawan". Identifikasi itu maksudnya adalah "pemberian nama", jadi setelah kita periksa berdasarkan bentuk morfologinya selanjutnya kita akan tahu nama jamur tersebut. Seperti pada manusia, kalau kita tahu ciri-ciri fisiknya seperti kulitnya putih, rambutnya ikal, badannya kurus, tinggi, dan berbulu, maka berdasarkan ciri tersebut, manusia tersebut bernama "A", nah begitu juga dengan jamur, ada ciri-ciri tertentu sehingga kita bisa memberikan nama pada jamur yang kita identifikasi tersebut. Narasumber pada pelatihan ini berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Senang deh, dapat ilmu dari ahli perjamuran tingkat dunia. Gak kebayangkan, ahli jamur tersebut ilmunya bisa dibilang sudah tingkat dewa tapi beliau mengajari kami dengan penuh kesabaran (Thanks Prof. Rob.). Materi yang diberikan narasumber menurut saya lumayan spektakuler sih  karena selama hampir seminggu itu kita diharapkan tahu bagaimana teknik mengidentifikasi jamur mulai dari ciri berdasarkan morfologi sampai mengidentifikasi secara molekuler. Kebayang ga yah, saya yang tidak pernah melakukan identifikasi secara molekuler pada pelatihan ini harus melakukannya. Menantang dan cukup membingungkan. Tapi, alhamdulillah berkat pelatihan ini, pengetahuan saya jadi semakin bertambah and than saya jadi semakin semangat mendalami dunia perjamuran ini.

Hal yang paling membahagiakan adalah pada acara penutupan pelatihan. Tak disangka, masing-masing peserta diberikan sertifikat oleh pihak penyelenggara secara satu persatu dan didampingi oleh narasumber yang fantastis ilmunya...Wow bahagianya hati ini dan ini adalah pengalaman pertama buat saya. Momentum ini tak akan terlupakan buat saya sehingga saya mengabadikannya pada blog ini. Berharap, ini adalah sertifikat pertama untuk saya pada pelatihan perjamuran ini, mudah-mudahan dilain waktu ada sertifikat serupa yang akan saya dapatkan, tentunya dengan narasumber tingkat dunia juga.




Biotrop 31 Agustus 2018

#Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community.

Wednesday, 5 September 2018

Pertumbuhan Cendawan pada Biji Jagung

20:51:00 0 Comments

Agustus 2018
Gambar ini saya ambil disaat saya sedang mengikuti pelatihan isolasi dan identifikasi aspergillus, penicillium, dan talaromyces di Biotrop Bogor. Saat itu, kami sedang mendapatkan materi identifikasi cendawan. 

Peserta dibagi dalam dua kelompok. Masing-masing kelompok mengisi form yang telah diberikan panitia. Form tersebut harus diisi dengan melihat benih jagung yang telah diinkubasi sehingga ditumbuhi beberapa koloni cendawan. 

Nah, tiap kelompok mengisi seberapa banyak jumlah koloni yang terdapat pada biakan tersebut berdasarkan warna di bawah mikroskop stereo. Koloni tersebut ada yang berwarna putih, hitam, hijau, kuning,dan  abu-abu. 

Masing-masing koloni dihitung persentasenya berdasarkan jumlah benih dalam satu cawan petri. Alhamdulillah, kelompok saya dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan baik dan cepat.

Semangat dan selalu semangat mencari ilmu!

Pengamatan isolat cendawan

04:30:00 0 Comments

Pengamatan pertumbuhan cendawan pada biji kacang tanah
Kali ini masih bercerita seputar pelatihan saya di Biotrop pada bulan Agustus 2018. Pada gambar diatas, saya sedang melakukan pengamatan pertumbuhan cendawan pada biji kacang tanah.

Subhanallah, cantik-cantik loh warna koloninya. Saya jadi semakin cinta dengan cendawan ini. Saya mengamati satu per satu pertumbuhan cendawan dan memperhatikan dengan seksama warna masing-masing koloninya sehingga saya dapat membedakan satu dengan yang lainnya. 

Alahmdulillah, ilmu baru..

Pelatihan isolasi dan identifikasi Aspergillus, Penicillium, dan Talaromyces di Biotrop

04:27:00 0 Comments

Saya sengaja mengambil foto name tag ini untuk dipublikasikan diblog ini. Kali pertama saya mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan cendawan. Pelatihan ini dilaksanakan di Biotrop Bogor tanggal 28-31 Agustus 2018. 

Menarik lagi, narasumber berasal dari luar negeri yang merupakan salah satu ahli cendawan tingkat internasional. Saya jadi makin semangat mengikutinya. 

Mudah-mudahan ilmu yang saya peroleh dapat saya implementasikan di tempat saya bekerja dan akan saya bagikan kepada khalayak banyak. Aamiin...

Semoga bermanfaat.