Follow Us @soratemplates

Sunday, 30 December 2018

Ada Kisah Takjub dan Mistis Bermalam Disini

07:40:00 0 Comments
Sepanjang tahun 2018 cukup banyak bermalam di luar rumah. Pastinya karena tugas negara sehingga bermalam dibeberapa penginapan di luar kota Bekasi. Kesannya cukup beragam, mulai dari yang takjub banget sampai yang bikin bulu kuduk merinding. Nah, saya akan review kondisi kamarnya, review ini berdasarkan pengalaman saya saja yah, nggak ada maksud apapun dibaliknya, cuma mau mengabadikan karena akan teringat seumur hidup saya. Kuy simak…

1. Grand Hatika Hotel Belitung

Pertama kali masuk kamar, hawanya biasa saja. Nggak banyak yang berbeda dengan hotel-hotel yang pernah saya kunjungi. Style lemari, kasur, lampu kamar cukup elegant, cocok untuk para pejabat. Hiasan dinding tidak terlalu banyak dan meja kerja terlalu besar untuk ukuran body saya. Kamar mandi cukup luas dengan dinding kaca sebagai pemisah antara tempat mandi dan westafel. Kondusif deh kalau bermalam di hotel ini.

2. Hotel Arjuna Yogyakarta

Aura etnik dari suku jawa tercium saat masuk kamar. Tempo hari saya menempati superior room dengan double bed. Seingat saya, tak ada satupun hiasan pada dinding kamar. Sederhana dan istimewa. Lantai clear dan berasa dingin kalau menginjaknya. Meja kerja pas banget untuk ukuran body saya, small. Area kamar mandi juga cukup terjaga sanitasinya terlihat bersih dan nyaman. Akan tetapi, saat saya sendirian dikamar, berasa merinding, kok kalau lihat gorden jendela kayak ada yang aneh, nggak tahu kenapa, akhirnya saya memutuskan untuk menyalakan televisi saat malam hari dan  jadilah benda tersebut menonton saya disaat saya tidur. 

3. POP Hotel Sangaji Yogyakarta

Minimalis. Ukuran kamar berasa ngepas dibadan saya. Warna warni membuat suasana ceria. Lampu kamar imut-imut disandingkan dengan air mineral ukuran kecil dengan tutup warna pink. Ahay, baru pertama saya temukan kemasan air mineral seperti ini. Bentuk kamar mandi unik seperti setengah tabung, duh berasa nggak bisa gerak ketika berada didalamnya. Suasana ceria membuat nyaman untuk beristirahat.

4. Sahid Batam Center Hotel

Saya menempati kamar ini berdua dengan peserta lainnya. Saat masuk ke dalam kamar, berasa kok kamarnya kayak remang-remang yah padahal semua lampu sudah dinyalakan. Tak banyak hiasan pada dinding kamar. Meja kerja minimalis dengan televisi terpasang gagah di dinding. Yang bikin horor adalah kamar mandinya. Kok berasa dag dig dug saat berada di kamar mandi. Bulu kuduk merinding dan nggak betah banget kalau berada didalamnya. Saya perhatikan, mulai dari westafel sampai cermin bergaya classic sehingga kok seperti merasa ada di zaman old. Memang sih pencahayaan kamar mandi kurang terang sehingga mendukung kondisi tersebut, makanya saya nggak berlama-lama di dalam kamar mandi. Durasi mandi secepat kilat dan kalau sudah keluar kamar mandi seperti kembali happy. Ah, aneh. Wallahu’alam.

5. Swiss Belhotel Harbour Bay Batam

Hotel paling keren dan amazing. Ah, gimana nggak? Lantainya saja dilapisi karpet bikin suasana hangat. Dekorasi dindingnya elegant banget. Lemarinya mantap dan meja kerjanya bikin saya bengong. Tahu nggak arti bengong? Bengong itu artinya bingung karena takjub. Gimana nggak? Meja kerjanya top markotop kayaknya meja kerja pejabat-pejabat di televisi. Saya saja sempat ngelus-ngelus tuh meja kerja, keren ih. Kamar mandi juga cihuy. Luas dan peralatan mandinya lengkap sampai body lotion juga disediakan. Nggak rugi deh bermalam di hotel ini. Apalagi saya nggak rugi banget karena negara yang bayarin. Terimakasih Negara. Hahaha…Sungguh pengalaman yang paling berkesan bermalam di hotel ini. Suasana happy membawa saya ingin berlama-lama di hotel ini. 

6. Amaris Padjajaran Hotel Bogor

Deg-degan kalau ingat hotel ini, padahal saya sudah beberapa kali bermalam di hotel ini. Mungkin karena saat itu saya bermalam sendirian yah di kamar tersebut. Sebenarnya saya suka dengan hotel Amaris. Style minimalis dan pencahayaan kamar yang terang bikin saya sreg kalau bermalam di hotel ini. Tapi nggak tahu kenapa yah, sewaktu saya menginap di hotel ini, tiap malamnya saya bermimpi. Mimpinya sih nggak buruk hanya berasa seperti kenyataan, berasa kayak kita lagi didunia offline

Malam pertama, saya tertidur karena kecapean. Kondisi televisi memang menyala karena kalau mati saya nggak akan bisa tidur. Saya mimpi. Mimpi seperti berada dalam suatu area dimana orang-orang didalamnya sedang berdemonstrasi tapi kok saya nggak lihat wajahnya sama sekali hanya terdengar suara riuh orang berlari kesana kesini, gaduh, dan seakan saya berada didalam kegaduhan tersebut. Sampai akhirnya saya terbangun terkaget-kaget seperti sedang dikejar-kejar oleh seseorang. Duh, tiba-tiba saya terbangun karena kaget seperti ada yang membangungkan, saya langsung istigfar. Berasa iseng dan merinding seperti saya berada di dunia nyata bukan bermimpi, selepas mimpi saya merasa kecapean dan ngos-ngosan nggak karuan. Melihat sekeliling kamar kok sepi nggak ada kegaduhan sama sekali. Ternyata jam baru menunjukkan angka 23.11 WIB.

Malam kedua, saya pun tertidur dan saya bermimpi lagi. Kalau ini ceritanya saya mimpi bertemu dengan makhluk gaib dan dia menarik-narik saya. Tangan kiri ditarik oleh makhluk tersebut dan tangan kanan ada juga yang menarik tapi nggak tahu siapa. Wajahnya tidak terlihat oleh saya hanya tangannya yang menarik-narik. Ups, terbangun dan langsung membaca ayat kursi. Duh, mimpinya bikin saya horor sendirian dikamar.

Belajar dari mimpi-mimpi tersebut, rasanya ada yang aneh juga. Padahal sebelumnya saya itu nggak pernah mimpi. Malah saya itu orang yang paling jarang mimpi disaat tidur. Wallahu'alam.

7. Komplek Surya PPMKP Ciawi Bogor

Sebenarnya saya hanya satu malam menginap disini. Dapat kamar dengan double bed tapi saya sendirian menempatinya. Kamar disini memang terkesan sudah old, tercium dari auranya, classic dan dan sepertinya perlu direnovasi mulai dari meja kerja sampai peralatan tidurnya. Masih layak pakai sih tapi kalau bisa dikondusifkan agar suasana kamar menjadi ceria. 

Saya mimpi. Saya melihat seorang nenek-nenek sedang ngesot dilantai keluar dari kamar mandi. Orang-orang yang berada dalam kamar itu teriak-teriak sejadinya, ketakutan. Tapi anehnya, posisi saya dalam mimpi tersebut sedang berada di luar kamar sehingga saya melihat mereka yang teriak-teriak ketakutan di dalam kamar. Saya terbangun dan istigfar. Horor mau masuk kamar mandi, khawatir kalau memang nenek-nenek itu berada didalam kamar mandi.  Akhirnya, saya pakai jurus seribu kilat saat mandi karena masih deg degan teringat mimpi semalam.

8. Hotel Permata Bogor

Hotel caem. Grade dua. Walau tak secantik hotel tetangga tapi saya nyaman banget berada di hotel ini. Saya menempati kamar itu sendiri karena nggak ada temannya. Style kamar modern, suasana bersahabat dan damai. Dinding kamar tak banyak hiasan. Kursi dan meja kerja pas untuk saya. Kamar mandinya saya suka, clear dan pencahayaan mantap bikin tenang berada didalamnya. Kalau ke Bogor, bermalam dihotel ini saja yah! He..

9. Batiqa Hotel Palembang

Hanya satu malam menempati kamar hotel. Lelah membuat saya langsung terlelap damai tidur didalamnya. Seperti kebanyakan hotel. Hotel ini bergaya modern. Tak banyak aksesoris menghiasinya. Rapi dan membawa suasana hangat. Ketika terbangun tenyata sudah adzan subuh sehingga saya langsung menunaikan sholat subuh dan bersiap kembali ke Jakardah. 

10. Mirah Hotel Banyuwangi

Ampun deh. Banyak sekali patung disekeliling hotel. Kamar berjajar seperti kontarakan. Hahaha… tapi kontrakan yang ini syantik dan asri. Depan kamar terdapat teras dilengkapi kursi tamu. Saat berada di halaman depan kamar, saya merinding, nggak tahu kenapa, apalagi saat keluar makan malam, duh kok yah auranya ngga enak banget dan bikin bulu kuduk berdiri, tapi saat memasuki kamar dengan mengucap salam dan membaca basmallah, suasana langsung hangat. Kamar cukup luas dengan satu hiasan dinding tepat berada di atas kasur. Lemari dan meja kerja cukup lah buat saya sendiri. Uniknya, kamar mandi berbentuk memanjang dan itu membuat suasana menjadi nyaman. Pencahayaan kamar mandi patut diacungi jempol. 

11. Hotel Santika Bengkulu

Hotel terakhir tempat saya bermalam di sepanjang tahun 2018. Seperti kebanyakan hotel, gaya modern ditonjolkan dalam balutan hiasan dinding yang smoot dan girly. Saya suka sekali dengan hiasan yang berada tepat diatas kasur. Ah, cantik! Suasana kamar jadi nyaman dan rasanya betah berlama-lama didalamnya. Lemari dan meja kerja pas untuk ukuran saya. Kamar mandi clear dengan pencahayaan yang cukup. Lengkap, lho, fasilitas dikamar ini. Mulai dari menu makanan sampai kuesioner pelanggan. Lain kali kalau ke Bengkulu, menginap disini.

Itulah sekilas review dari saya, pengalaman yang tak terlupakan. Lain kali kalau mau bermalam di suatu hotel usahakan berdua dengan teman lainnya. Kalau terpaksa meski sendirian yah mau gimana lagi. Berdoa dan dzikir sebelum tidur rasanya tepat untuk dilakukan. 



Tuesday, 25 December 2018

First Year, Blogging! Ah, Luar Biasa

16:17:00 0 Comments
Alhamdulillah…Bahagia!

Senang jika mereview kegiatan blogging saya di tahun 2018. Kenapa? Tahun 2018 merupakan awal saya mengenal dunia blogging. Berawal dari ketidakpuasan saya terhadap suatu website yang menampung segala tulisan terkait dengan pekerjaan saya yaitu dunia perkarantinaan. Dulu, saya berharap semua hal yang telah saya kerjakan dan telah saya tuliskan dapat publikasikan dengan cepat diwebsite tersebut. Tapi kenyataannya, nol besar! Mau publikasi satu artikel saja nggak direspon, mungkin masih mending kalau slow respon, bahkan sampai sekarang sama sekali nggak ada respon. Dongkol banget nih hati.

Akhirnya, bermodal nekad. Saya berpikir kenapa nggak buat blog sendiri saja. Setelah menyelesaikan suatu pekerjaan, dituliskan dan langsung bisa dipublikasikan. Cepat kan! Berharap, semua pekerjaan yang telah saya lakukan dapat dibaca oleh orang lain dan dapat membawa manfaat untuk kebaikan.

Mei 2018. Bulan bersejarah dalam dunia literasi saya. Bulan ini saya membuat blog walau masih cupu dan classic banget. Alhamdulillah saya bisa langsung mempublikasikan apa yang telah saya kerjakan beberapa tahun sebelumnya. Done! 35 artikel di bulan Mei terpublikasikan.

Artikel di bulan Juni dan Juli 2018 masih berkisar tentang semua pekerjaan yang telah saya lakukan beberapa tahun silam. Sayang kan kalau cuma ngendap di laptop. Cus, langsung saya publikasikan di kedua bulan ini.

Agustus 2018, saya sudah agak bingung nih. Apalagi yah yang akan saya publikasikan. Masih belum on sepenuhnya. Masih gamang mau nulis, masih belum percaya diri. Minder lihat tulisan orang lain yang sudah kece dan amazing. Alhasil 7 artikel terpublikasikan.

Alhamdulillah, pucuk dicinta ulam tiba. Bulan Agustus, saya mulai menjadi anggota sebuah komunitas. Berkat komunitas ini kegiatan blogging semakin lancar. Komunitas ini merupakan booster bagi saya pribadi. Mengikuti kompetisi, one day one post dan blogwalking makin semangat dan membuat happy

Setelah bulan Agustus, dunia literasi saya semakin berwarna. Ah, indahnya! Saya mulai mengerti bagaimana menulis dengan baik dan benar. Memahami perbedaan menulis di blog pribadi dan menulis di website. Bisa menilai tulisan yang renyah dan garing walau sebenarnya tulisan saya masih garing..Hahaha...Nggak apa-apa yang penting nulis dulu. Selain  itu, saya jadi tahu istilah-istilah dalam dunia blogging, kosakata nambah, bisa mendekorasi tampilan blog saya menjadi lebih kece dibandingkan sebelumnya. Now, apapun yang saya lihat dan pikirkan, langsung bisa menjadi tulisan. Wow… progress yang makyus buat saya pribadi. Alhamdulillah ilmu lagi…

Tahun ini, tema blog saya masih gado-gado, ada tema entomologi, fitopatologi, karantina, me, pustaka dan kearsipan. Sebenarnya semua tema tersebut adalah pekerjaan saya di dunia perkarantinaan. Pingin sih punya niche blog misalnya hanya khusus tema “karantina”, tapi yah sayang kalau yang lainnya di delete, kan meski punya manfaatnya dan semua tema itulah yang saya kerjakan. Berharap yang saya kerjakan dapat diabadikan, jejaknya tidak hilang termakan waktu, semoga abadi, dan membawa manfaat buat kemaslahatan orang banyak. 

Nah, dari semua tema. Tahun 2018, tema “karantina” is the best. Paling suka publikasi artikel terkait karantina. Walau tema “me” juga mendominasi. Tema “me” ini ngehits karena saya ikut kompetisi yang semua temanya berkaitan dengan diri saya pribadi jadi cukup signifikan juga artikelnya. 

Tema “entomologi”. Entomologi adalah ilmu yang mempelajari tentang serangga. Pada tema ini, saya mempublikasikan artikel terkait dunia per-serangga-an, mulai dari penelitian beberapa tahun yang lalu yaitu kecoa, Thrips parvispinus, dan Sitophilus zeamais. Penelitian saya saat ini yaitu lalat buah (Bactrocera spp.) sampai mengikuti seminar nasional perhimpunan entomologi Indonesia di Palembang. Ah mantap, nggak yangka banyak hal yang bisa saya tulisan di tema ini.

Tema “fitopatologi”. Fitopatologi adalah ilmu yang mempelajari tentang penyakit tanaman, salah satunya adalah patogen (penyebab penyakit tanaman) seperti cendawan, bakteri, virus, dan nematoda. Nah, lho, tambah bingung nggak? Saya sangat excited mempublikasikan artikel terkait tema ini, karena terdapat salah satu patogen yang merupakan passion saya sehingga walau hanya sekedar gambar, meski saya akan publikasikan. Sebagai review, saya pernah menshare terkait Peronosclerospora maydis, Tilletia indica, Aphelenchoides fragariae, Alternaria padwickii, Aspergillus niger, Colletotrichum musae, Rhizoctonia, Penicillium sampai mengikuti pelatihan isolasi dan identifikasi Aspergillus, Penicillium, dan Talaromyces di Biotrop Bogor. Duh bahagia, ternyata banyak hal yang telah saya kerjakan dan saya bagikan di blog.

Tema “karantina”. Tema yang keren. Saya mencoba membagikan kegiatan perkarantinaan yang telah dilakukan baik didalam kantor saya sendiri di Bekasi atau diluar kantor. Saya menjelaskan sedikit banyak tentang dunia perkarantinaan. Ketika saya berada di Bekasi, di Pangkal Pinang, di Ciawi Bogor, di Cikampek, di Bandung, di Darmaga Bogor, di Karawang, di Soekarno Hatta Tangerang,  di Tanjung Priok, di Surabaya, di Yogyakarta, di Maros Sulawesi Selatan, di Jakarta, di Banyuwangi sampai saya mengikuti kegiatan inhouse training publikasi internasional. Semua saya tuangkan dalam tema ini. Puas sudah mempublikasikannya. Semoga amanah sebagai humaser dapat saya laksanakan melalui tema ini.

Tema “me”. All about me. Sebenarnya, saya agak malas menulis tentang diri saya pribadi apalagi di publikasikan. Demi mengikuti challenge dan temanya semua tentang “me”, yo wiss saya kerjakan dengan suka cita. Mulai dari jelong-jelong, kuliner sampai urusan rumah saya tuangkan dalam tema ini. Semuanya curhatan pribadi. Semoga yang membaca bisa mendapatkan manfaatnya yah.

The last, tema “pustaka dan kearsipan”. Tema ini saya munculkan karena akhir tahun 2018 saya mendapatkan job baru sebagai pengelola kearsipan di kantor,  kalau pengelola perpustakaan sudah sejak beberapa tahun lalu saya pegang, cuma belum terpikirkan untuk menuliskannya, nah, tahun ini baru terpikirkan untuk menuliskannya. Sepertinya belum terlambat. Mulai dari mengikuti pameran di Bandung sampai sosialisasi database penerbit jurnal internasional, saya publikasikan di tema ini. Alhamdulillah sudah bisa berbagi dalam bidang ini, sungguh kemajuan yang signifikan. 

2018, merupakan titik awal saya mendalami dunia literasi dalam blogging. Sekarang saya bangga jika ada yang menyebut saya sebagai blogger. Sekarang saya senang membaca artikel orang lain. Sekarang saya semakin lancar menulis walau masih belepotan sana sini. Sekarang saya semakin percaya diri untuk menuliskan apa yang telah saya kerjakan dan membagikannnya kepada khalayak ramai. 

2019, tahun pemantapan. Harus lebih ngejoss lagi dibandingkan tahun 2018. Bergaul dengan banyak blogger akan menambah semangat. Bergabung dengan komunitas akan semakin terpacu untuk semakin mengeksiskan diri didunia online. Keduanya harus saling bersinergi dan menghasilkan energi yang nggak akan pernah padam. 

Semoga, tulisan saya semakin hari semakin caem dan renyah saat dibaca. Semoga saya kelak akan menjadi penulis professional dalam bidang yang saya miliki. Berharap semua yang telah saya kerjakan dapat terabadikan dan bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. 

Ternyata ngeblog itu keren. Ayo kita ngeblog!

Bekerja dan berbagi!



Wednesday, 19 December 2018

Target Blogging 2019

03:52:00 0 Comments
Alhamdulillah tahun 2018 ini kegiatan blogging dapat berjalan dengan lancar. Secara umum sukses sih walau masih tersendat-sendat karena kendala waktu. Begitu besar kemajuan blogging saya di tahun 2018 dan sekarang 2019 sudah berada di depan mata. Tinggal menghitung hari untuk sampai di 2019. Bagaimana target saya tahun 2019? Saya kasih bocoran sedikit nih…

Berharap di tahun 2019, setiap bulannya saya dapat mengisi masing-masing menu dalam situs blog saya. Mengingat situs blog saya lebih dominan kearah pekerjaan saya sebagai karantinawati maka setiap harinya meski mempublikasikan artikel dibidang tersebut.

Artikel karantina yang sudah terpublikasi dengan rutin akan menambah kepercayaan diri saya untuk selalu mempromosikan segala kegiatan yang telah saya lakukan. Berharap suatu hari saya bisa menuliskan semua artikel karantina dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami sehingga enak untuk dibaca. Selain itu, saya jadi terbiasa menulis setiap hari dan jika tidak menulis rasanya ada yang kurang.

Tulisan-tulisan saya dalam blogging semoga dapat menambah ilmu bagi blogger lainnya yang notabene tidak sebidang ilmu dengan saya. Tak apa sedikit berbeda, semoga perbedaan ini akan membawa kemaslahatan bagi orang banyak.

Selain itu, saya juga berharap dalam mengikuti challenge blogging dari komunitas yang saya ikuti. Ketika rutin mengikuti challenge maka saya akan semakin percaya diri dalam dunia literasi ini. Tidak berharap apapun dari mengikuti challenge dalam komunitas. Saya hanya berharap, kebiasaan menulis dalam blogging tidak putus dijalan karena selalu ada competitor sehingga akan selalu termotivasi untuk membiasakan menulis apapun yang telah dikerjakan.

Menurut saya, mengikuti challenge ini penting loh karena akan menambah khazanah ilmu yang kita dapatkan dari berbagai blogger dengan tipikal tulisan yang berbeda. Saya jadi tahu dan mengerti, ternyata banyak blogger yang menyampaikan tulisan mereka dengan cara yang seru dan keren sehingga mereka layak dijadikan winner dalam challengeAh, seandainya saya bisa. Semoga saja suatu saat tulisan saya akan semakin baik dan renyah untuk dibaca sehingga nggak akan malu-malu lagi untuk mempublikasikan tulisan saya dan mengikuti challenge nya. 

Semoga apapun yang saya tulis akan selalu bermanfaat bagi tiap orang yang membacanya. Ganbatte kudasai!



@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay30Challenge2018

Saya Sering Mampir ke 5 Situs Ini

03:11:00 0 Comments
Bicara tentang situs yang paling sering dikunjungi. Duh, rasanya senang sekali. Saya akan dengan senang hati menceritakan tentang situs-situs yang sering saya kunjungi. Saya paparkan secara singkat alasan saya sering mengunjungi situs tersebut. Ini dia 5 situs yang sering sekali saya mampir..

1. Google Cendikia

Situs ini paling sering saya kunjungi disaat saya mencari bahan referensi baik untuk pekerjaan kantor atau hanya sekedar membaca. Saya punya akun di situs tersebut. Saya menuliskan beberapa penelitian saya sejak tahun 2006 sampai dengan saat ini kedalam situs tersebut dan akan otomatis terkoneksi dengan google scholar sehingga tulisan saya dapat tersitasi. Berharap tulisan yang pernah saya publikasikan dapat bermanfaat untuk orang lain. Terkadang, saya mendapatkan kiriman beberapa artikel yang direkomendasikan oleh situs tersebut ke dalam alamat email saya. Alamat situsnya https://scholar.google.co.id/.

2. Jurnal Fitopatologi Indonesia

Situs ini sering saya kunjungi karena saya suka mencari bahan untuk dibaca atau mencari referensi  untuk melengkapi penelitian yang sedang saya lakukan. Saya punya akun di situs tersebut. Akun tersebut akan berguna saat saya submit artikel untuk dapat dipublikasikan di situs tersebut. Artikel yang telah dipublikasikan di situs tersebut akan terindex di Crossref, Google Scholar, Sinta, ISDJ, dan IPI. Situs tersebut berisi artikel-artikel di bidang penyakit tumbuhan baik dari golongan bakteri, virus, cendawan, dan nematoda. Alamat situsnya http://journal.ipb.ac.id/index.php/jfiti.

3. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia

Ini juga salah satu situs jurnal yang sering sekali saya kunjungi. Saya mempunyai akun di situs tersebut karena memang saat ini artikel yang telah saya submit masih dalam tahap proses review oleh reviewer sehingga saya sering membuka situs tersebut. Berharap setelah selesai direview maka artikel saya akan terpublikasi dijurnal tersebut. Alamat situsnya https://jurnal.ugm.ac.id/jpti.

4. Pustaka Karantina

Situs perpustakaan Badan Karantina Pertanian. Saya sebagai pengelola situs tersebut sangat sering mengunjungi situs ini karena meski melihat apa saja koleksi perpustakaan yang telah dientry dalam situs tersebut. Berharap tahun 2019, situs tersebut dapat berganti dengan tampilan barunya sehingga dapat memenuhi keinginan pemustaka dalam mencari referensi. Alamat situsnya http://lib.buttmkp.org/.

5. Estrilook

Situs inspirasi wanita Indonesia. Situs paling baru yang saya kunjungi saat ini. Artikel yang disajikan ringan sehingga enak untuk dibaca. Saya mengusahakan setiap harinya membaca satu artikel dari situs ini. Saya yakin dengan banyak membaca artikel pada situs ini maka ilmu saya akan bertambah sehingga apapun yang saya tulis akan enak dibaca seperti artikel-artikel pada situs ini. Alamat situsnya https://estrilook.com/.

Demikian situs-situs yang sering saya kunjungi. Jika mau berkunjung ke situs tersebut, monggo…


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay29Challenge2018

Tuesday, 18 December 2018

5 Situs Belanja Favorit

21:57:00 0 Comments
Zaman sekarang belanja nggak perlu menghabiskan tenaga. Cukup klik, bayar, dan belanjaan langsung menghampiri. Begitu mudah kan..tapi sejujurnya saya tidak begitu menyukai berbelanja secara online tapi jika harus berbelanja online, maka berikut situs yang biasa saya akses…

1. Lazada

Situs ini merupakan situs yang paling lama saya kenal. Suka berbelanja di situs ini karena garansinya 100%. Banyak sekali yang dapat kita beli disitus ini, mulai dari kategori peralatan elektronik, fashion, kesehatan dan kecantikan, bayi dan mainan, kebutuhan rumah tangga, olahraga dan otomotif. Berbelanja di lazada dapat melacak pesanan dan situs ini juga memamerkan barang-barang yang sedang populer. 

2. Tokopedia

Belanja aman ya disini, di tokopedia. Kategori di situs ini mulai dari fashion, handphone dan tablet, elektronik, kecantikan, kesehatan, ibu dan bayi, perawatan tubuh, rumah tangga, laptop, komputer, kamera, otomotif, olahraga, film, musik, dan dapur. Selain itu, situs ini selalu memamerkan barang-barang yang sedang promo dan list hot product. Apalagi diakhir tahun seperti ini meski terdapat promo barang-barang hemat diakhir tahun. Keren kan!

3. Bukalapak

Promo ongkir gratis, ya, adanya disitus ini. Kategori dimulai dari perawatan kecantikan, kesehatan, fashion, handphone,  komputer, elektronik, kamera, hobi dan koleksi, olahraga, perlengkapan bayi, rumah tangga, food, dan mobil.  Situs ini berbeda dengan yang alinnya karena terdapat komunitas dan mitra bukalapak.

4. Shopee

Setiap produk pada toko online ini selalu promo. Kategori meliputi fashion, elektronik, kecantikan, perlengkapan rumah tangga, ibu dan bayi, hobi dan koleksi, makanan dan minuman. Selain itu terdapat menu unik lainnya seperti elektronic mall, garansi harga termurah, inspirasi shopee, gratis ongkir, voucher, dan promo. Kalau kita amati dilayar kaca, situs belanja ini sedang gencar-gencarnya melakukan promosi. Tak tanggung-tanggung, grup terkenal “Black Pink” saat ini menjadi icon situs.

5. OLX 

Motto “Cara Tepat Jual Cepat”. Dapat mencari berbagai jenis iklan dengan berbagai provinsi. Kategori dimulai dari mobil, motor, elektronik dan gadget, hobi dan olahraga, rumah tangga, perlengkapan bayi dan anak, kantor dan industri, jasa dan lowongan kerja. 

Belanja mudah, cepat, dan nggak bikin keluar keringat, ya, berbelanja di situs diatas.  Zaman milenial, zamannya online

@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay28Challenge2018

Monday, 17 December 2018

5 Cara Ini Membuat Saya Selalu Happy

14:23:00 0 Comments
Hidup ini adalah pilihan. Setiap orang meski memilih bahagia dalam hidupnya. Begitu juga dengan saya. Saya memilih bahagia. Bahagia yang saya peroleh bisa dilakukan dengan berbagai cara. Nah, mau tahukan caranya? Ini dia, cara saya bahagia….

1. Menulis setiap hari

Bahagia banget kalau sudah selesai menulis. Walau yang dituliskan adalah hal-hal yang biasa dan maksimal kata yang dituliskan sebanyak 500 kata tapi kalau sudah selesai dituliskan dan dipublikasikan, duh rasanya bahagia banget. Nggak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Puas rasanya. Berhasil menaklukan rasa malas di dada ini. Berhasil menaklukan rasa kantuk yang mendera karena saya selalu menulis hampir disepertiga malam terakhir. Tidak ada waktu lagi untuk menulis selain waktu tersebut. Saya berangkat kerja dini hari dan kembali ke rumah sore hari. Mau tidak mau maka harus menulis di sepertiga malam terakhir. 

2. Ngobrol dengan keluarga selepas magrib

Family time. Selepas sholat magrib dan membaca Al-Qura’an. Biasanya keluarga kecil kami berkumpul di kamar hanya untuk sekedar ngobrol. Biasanya saya yang mulai. Saya menceritakan aktivitas saya selama di kantor kemudian disambut dengan anak-anak saya. Anak yang pertama meski menceritakan aktivitasnya di sekolah. Nggak mau kalah, anak saya yang kedua, usia 3 tahun meski menceritakan aktivitasnya di rumah pengasuhnya. Seru. Kami semua bercanda dan kerasa banget kehangatan yang timbul kalau sudah begitu, meski merasa bahagia. Serasa bahagia hanya milik kami sekeluarga.

3. Jalan-jalan pagi atau sore

Ini dia aktivitas rutin yang kami lakukan. Setiap weekday atau weekend, kami jalan-jalan pagi atau sore dengan menggunakan sepeda motor walau hanya keliling-keliling mencari kuliner yang diinginkan. Misalnya, cuma beli bubur ayam, beli wedang ronde, atau kuliner lainnya yang murah meriah. Kadang sampai suka kehujanan, padahal cuma berbelanja ke Indomaret. Rasa kebersamaannya membuat bahagia. 

4. Masak bersama keluarga

Jadwalnya setiap Sabtu atau Minggu sore. Pagi harinya kita rencanakan mau masak cemilan apa. Misalnya mau masak cilok. Nah, semua bahan-bahannya kita beli di pagi hari kemudian setelah sholat ashar langsung dieksekusi. Biasanya suami dan anak-anak saya yang paling rempong. Masak cimol saja berantakannya minta ampun. Saya deh kebagian bersih-bersihnya. Dapur sudah kayak kapal pecah. Disitulah bahagianya, bahagia membuat rumah seperti kapal pecah lalu kita sama-sama menikmati kapal pecah itu.

5. Membersihkan rumah bersama keluarga

Bagian saya biasanya dapur. Bagian suami saya biasanya halaman depan. Bagian anak-anak biasanya sesuai instruksi. Bahagia dapat membersihkan rumah bersama-sama. Rasa gotong royongnya itu yang membuat kami sangat bahagia. Pekerjaan terasa ringan dan rumah clean sementara karena setelah itu meski kotor lagi. Hahaha… diulangi lagi membersihkan rumahnya bersama-sama.


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay27Challenge2018

Wednesday, 12 December 2018

5 Produk Kecantikan Ini, Direkomendasikan!

16:32:00 0 Comments
Cantik! Meski dambaan setiap insan. Apalagi yang namanya perempuan. Kalau sudah ada yang muji “cantik”, meski klepek-klepek serasa mau terbang ke angkasa. Nah, untuk meningkatkan penampilan agar terlihat lebih cantik, biasanya dapat kita lakukan melalui perawatan dengan berbagi produk kosmetik.

Saya berusaha meriview beberapa produk kecantikan yang pernah saya gunakan. Walau ini yang pertama kalinya saya meriview produk kecantikan. Semoga tulisan saya nggak garing yah..Hahaha..

Next,  berikut 5 produk kecantikan yang direkomendasikan untuk digunakan, simak kuyy

1. Wardah

Brand yang satu ini meski semua kenal. Produk wardah terkenal dengan produk halal karena menggunakan bahan baku yang aman sehingga kita nggak ragu lagi untuk menggunakannya. Produk ini diciptakan untuk kesempurnaan penampilan. Berasal dari bahan alami dan tidak memiliki efek samping kimiawi. 

2. Mustika Ratu

Brand ini sudah ada sejak saya kecil dulu. Amat terkenal di Indonesia. Bahkan saya pernah sekali memasuki gedungnya. Luar biasa mewah dan megahnya. Sempat takjub. Produknya menggunakan sumber daya alam nusantara dan telah mengalami inovasi sehingga produk ini masih bertahan sampai saat ini. Kalau sedang menggunakan produk ini serasa jadi ratu yang paling cantik di dunia! 

3. Zoya

Banyak yang mengenal Zoya sebagai brand baju muslim. Saya sendiri sering berbelanja di toko  baju Zoya yang lokasinya berdekatan dengan kantor tempat saya bekerja. Akhir-akhir ini, brand Zoya juga terkenal dengan produk kosmetiknya. Brand lokal muslimah ini terjamin halal berkualitas dengan harga yang terjangkau.

4. Pixy

Produk Pixy sudah ada sejak dahulu. Sejak kuliah saya menggunakan produk Pixy. Sebagai mahasiswa, saya cocok banget dengan produk ini karena harga sesuai dengan dompet mahasiswa. Produk ini berkualitas dan layak dicoba. 

5. Martha Tilaar

Ratu kosmetik ini sangat terkemuka di Indonesia. Produknya saat ini sangat terkenal di Indonesia. Sepertinya sebelum saya lahir, produk kosmetik ini sudah lahir terlebih dahulu. Mungkin brand ini yang menginspirasi banyak brand lainnya di Indonesia. Brand ini berdedikasi tinggi dan berinovasi terhadap produk yang dikeluarkan. Beberapa waktu lalu tersebar kabar kalau Marta Tilaar telah memanfaatkan hasil riset dari Kementerian Kelautan dan Perikanan seperti teripang dan rumput laut sebagai bahan baku produknya. Patut diacungi jempol sehingga kekayaan alam nusantara tereksploitasi dengan sempurna.

Produk diatas telah mengalami uji kelayakan sehingga masyarakat sangat percaya untuk menggunakannya. Bravo produk kosmetik Indonesia. Mempercantik penampilan dengan produk kosmetik aman!


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay26Challenge2018

Masa Kecil yang Sempurna

03:45:00 0 Comments
Masa kecil merupakan masa yang paling berkesan. Penuh dengan kenangan yang mengasyikkan dan selalu membawa kegembiraan. Masa kecil yang selalu saya ingat adalah saat berada di Sekolah Dasar, mungkin usia 6-12 tahun. 

Saya bersekolah di SDN Kali Abang Nangka 1 di Bekasi-Utara. Letak sekolah saya berada tidak jauh dari rumah sehingga kalau berangkat ke sekolah meski jalan kaki.

Saya paling malas kalau telat sampai di sekolah sehingga walaupun rumah dekat dengan sekolah maka selalu berangkat pagi-pagi, alhasil sampai sekolah belum banyak murid yang datang bahkan di kelas, saya adalah murid pertama yang datang.

Masih lekat dalam kenangan saat istirahat tiba, saya selalu memburu tukang mainan. Kalau teman yang lain memburu makanan tapi saya berbeda. Saya mengoleksi banyak pensil mekanik sehingga selalu menyisahkan uang untuk membeli pensil tersebut. Tak terhitung berapa jumlah beraneka macam pensil mekanik yang saya koleksi dengan beragam bentuk, gambar, dan warna. Posisi pensil-pensil tersebut bertahan sampai saya lulus kuliah, loh. Setelah itu, saya bagikan kepada keponakan yang masih bersekolah.

Sewaktu kecil, saya sering bermain masak-masakan, gobak sodor, karet, gambar-gambaran, bola bekel, bahkan main kelereng. Saya paling suka main masak-masakan. Ambil sayur bayam dari tanaman bayam yang tumbuh liar, masak telur, dan langsung bisa dimakan. Hahaha… terkadang suka dimarahin orangtua karena membuat berantakan minyak kelapa dan garam di dapur.

Terkadang, saya juga bermain di tempat yang cukup jauh dari rumah walau hanya sekedar jalan-jalan dengan teman. Apalagi kalau bulan Ramadhan, setiap habis sholat subuh meski jalan-jalan ke perumahan di sekitar rumah dan setelah itu kecapean, mengeluh kehausan, padahal posisi sedang puasa sehingga orangtua menyuruh tidur saja untuk menghilangkan rasa haus tersebut.

Hal yang paling unik di bulan Ramadhan adalah kami berlomba-lomba mengkhatamkan bacaan Al-Quran. Biasanya saya, adik, kakak, dan orangtua berlomba-lomba membaca Alquran saat bulan Ramadhan. Nggak ingin ketahuan sudah berapa banyak alquran yang dibaca, biasanya saya dan adik membaca Alquran di ruang yang berbeda biar nggak ketahuan dan nggak kalah banyak bacanya.

Saya juga mengikuti pengajian di malam hari. Tepatnya dirumah saya sendiri. Kakak saya yang mengajar. Seru sewaktu mengaji. Teman-teman pengajian saya adalah teman sekitar rumah yang berasal dari berbagai suku jadi kalau ngaji suka becanda-becanda sambil ngomong menggunakan bahasa daerah. Setiap selesai sholat magrib, kami langsung berkumpul. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dari pengajian. Mulai dari ilmu agama sampai lagu-lagu islami. Malah saya sempat mengoleksi lagu-lagu tersebut dalam satu buku tapi sekarang entah kemana yah buku tersebut, padahal berharga banget lagu-lagunya, mengedukasi dan mengajarkan akhlaqul karimah. Mungkin saat ini saya masih hafal beberapa lagu yang pernah diajarkan sewaktu pengajian dulu.

Saat libur sekolah. Biasanya saya main di rumah tetangga yang agak jauh dari rumah. Main boneka-bonekaan sampai masak-masakan. Terkadang, sore hari baru pulang ke rumah padahal perginya dari pagi hari. Tapi kalau weekend, biasanya rumah saya yang ramai dikunjungi tetangga-tetangga karena rumah saya satu-satunya yang memiliki tv dengan banyak channel sehingga Minggu pagi adalah Minggu yang seru untuk menonton TV.

Kalau musim tahun ajaran baru, biasanya saya, adik, dan kakak pergi berbelanja perlengkapan sekolah. Mulai dari tas, sepatu, dan peralatan tulis. Meski belanjanya di Pasar Baru Bekasi. Setelah berbelanja biasanya kami makan bakso di sekitar pasar. 

Kalau mau diceritakan. Banyak sekali pengalaman seru saya saat masa kecil. Menyenangkan dan mengasyikkan. Kalau di pikir kok sempurna banget  yah masa kecil saya, penuh dengan pembelajaran yang diiringi keceriaan. Alhamdulillah…



@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay25Challenge2018

Petugas Karantina Kompeten, Ekspor Mangga Terjamin!

02:39:00 0 Comments
oleh Salbiah 
(POPT Pertama BUTTMKP)

Siapa yang tidak kenal dengan mangga. Buah tropis nasional yang kaya akan vitamin, serat dan mineral, serta senyawa unik yang berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencerdaskan otak, serta segudang khasiat lainnya. 

Mangga banyak ditanam di Indonesia karena keragaman jenis yang cukup besar, rasa buah manis, aroma buah tajam, serat halus, dan cukup banyak mengandung air.  Komoditas buah ekspor andalan Indonesia semakin hari menunjukkan trend yang meningkat. Volume ekspor total buah pada tahun 2014 sebesar 239.493 ton menjadi 269.959 ton pada tahun 2015 (Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, 2016).

Konsumen buah lokal tidak terlalu mempermasalahkan keadaan buah segar yang mereka konsumsi; apakah bentuknya tidak normal atau ada serangga sekalipun.  Hal itu, tentunya berbeda sekali bagi konsumen luar negeri atau para eksportir.  Ketidaknormalan bentuk suatu buah menyebabkan turunnya kelas buah yang berarti lebih rendah harganya.  Apalagi kalau kondisi buahnya tidak indah karena rusak oleh serangga yang termasuk kategori serangga karantina A1 atau A2! Bisa gawat. Bahkan, bisa-bisa ditolak oleh pihak pengimportir dari luar negeri. Dalam kaitannya dengan masalah itulah maka petugas karantina dapat berperan aktif untuk menginspeksi/menjamin kondisi buah-buah bebas dari serangga dan penyakit sebelum diekspor, khususnya kondisi ada tidaknya organisme pengganggu tumbuhan (OPT) yang dilarang. Oleh karena itulah maka sangat tepat Badan Karantina Pertanian dibawah payung Kementerian Pertanian mengadakan kegiatan bimbingan teknis dalam rangka mendukung akselerasi ekspor komoditas buah tropis Indonesia.

Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian petugas karantina tumbuhan dalam pemeriksaan komoditas buah-buah nasional yang akan diekspor ke berbagai negara tujuan.  Peran karantina tumbuhan sangatlah strategis untuk memastikan setiap komoditas buah-buahan yang akan diekspor bebas dari serangga atau OPT untuk memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor. Bimbingan teknis ini diselenggarakan selama enam hari pada tanggal 24-29 Oktober 2016 di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian Bekasi, bekerjasama dengan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon. Sebagaimana kita ketahui, Cirebon merupakan salah satu wilayah sentral produksi mangga di Jawa-Barat. Luas wilayah perkebunan mangga di Cirebon sebesar 1000 ha hanya khusus mangga gedong gincu (Direktorat Budidaya Tanaman Buah, 2006).

Materi yang diberikan dalam  bimbingan teknis  meliputi  kebijakan Badan Karantina Pertanian  dalam  mendukung akselerasi ekspor, standar operasional produksi dan persyaratan ekspor, teknik pemantauan organisme pengganggu tumbuhan komoditas unggulan ekspor nasional, metode koleksi, mengenal serangga, mengenal kumbang mangga, serta praktikum lapangan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi beberapa OPT penting pada buah mangga.  Salah satu target pengenalan serangga adalah kumbang penggerek biji mangga (mango seed weevil; Sternochetus mangiferae).  Kumbang mangga ini termasuk salah satu serangga karantina yang dilarang masuk ke Australia.

Kegiatan lapangan terakhir dari rangkaian acara bimbingan teknis ini adalah kunjungan ke perkebunan mangga milik Kelompok Tani Buah Sukamulya di Jalan Setu Pengasinan Sedong Cirebon. Kelompok Tani Buah Sukamulya merupakan binaan Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan Kabupaten Cirebon. Varietas mangga yang ditanam oleh kelompok tani ini adalah Gedong Gincu dan Arumanis. Mangga  gedong gincu memiliki karakteristik yang khas dengan aroma yang sangat tajam, rasa sedikit asam segar, warna buah kuning kemerahan layaknya warna gincu merah, dan mengandung banyak serat. Mangga arumanis memiliki karakteristik dengan aroma yang harum, rasanya manis, ukurannya cukup besar, dan daging buahnya tebal.

Sungguh merupakan suatu pengalaman yang sangat berharga dapat mengenal  hama penting pada buah mangga. Kegiatan ini kami lakukan untuk memantau apakah di Indonesia khususnya Cirebon sudah terdapat kumbang penggerek biji mangga “Sternochetus mangiferae” karena  kumbang ini merupakan serangga yang dilarang masuk ke Australia. Kumbang ini dapat menyebabkan kerusakan biji mangga, kumbang dewasa meletakkan telur di permukaan buah mangga. Larva dan pupa berkembang di dalam biji mangga sehingga merusak biji mangga. Pantas saja, negara Australia takut terhadap kumbang penggerek biji mangga!. Kumbang penggerek ini sangat rakus memakan buah mangga. 

Sesampainya kami di Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian, kami melakukan identifikasi terhadap hama penting pada buah mangga yang kami dapatkan dari lapang. Alhasil kami tidak menemukan kumbang penggerek biji mangga pada buah mangga gedong gincu yang kami temukan hanya hama lainnya.

Salah satu keterampilan teknis yang wajib dimilki oleh setiap petugas karantina tumbuhan adalah teknik mengoleksi serangga.  Kita menyadari bahwa mengidentifikasi serangga tidaklah mudah dan cepat, padahal petugas karantina dituntut untuk dapat mengidentifikasi serangga dalam waktu yang cepat.  Dalam bimbingan teknis ini, dipelajari cara-cara untuk mengoleksi serangga, selanjutnya contoh serangga dibawa ke laboratorium untuk diperiksa secara morfologi menggunakan mikroskop.  Bahkan, pemeriksaan serangga secara molekuler menjadi suatu keharusan, kalau memungkinkan, agar hasil pemeriksaannya dapat dibandingkan dengan yang dilakukan oleh negara pengimpor.

Itulah serangkaian kegiatan kegiatan bimbingan teknis untuk petugas karantina.  Waktu enam hari sangatlah cepat berlalu.  Semoga pengalaman ini bermanfaat untuk mewujudkan program pemerintah dalam membangun industri buah nusantara. “Geber Ekspor Produk Petani Kita, Indonesia!”.




Semangat membangun negeri. Indonesia tercinta!

Tuesday, 11 December 2018

5 Keinginan yang Masih Menjadi Impian

03:42:00 0 Comments
Antara malu dan nggak malu untuk menuliskan keinginan saya yang belum tercapai sampai saat ini, sampai diakhir tahun 2018. Sebenarnya saya agak enggan untuk menuliskannya tapi mungkin ini salah satu jalan untuk mencurahkan segala kerikil yang ada dihati ini, mungkin biar plong.

Baiklah. Saya akan sedikit mengungkapkan isi hati, berkeinginan tapi belum tercapai juga sampai saat ini. Padahal keinginannya sudah lama, loh. Bismillah…

1. Sekolah pasca sarjana

Sejak beberapa tahun yang lalu, saya mengimpikan bersekolah  pasca sarjana di almamter sewaktu sarjana. Sampai tahun 2018 ini belum terwujudkan. Kenapa yah?  Saya sudah berusaha sebaik mungkin tapi mungkin belum rezeki. Semoga di tahun depan 2019, ada rezeki saya disitu dan mudah-mudahan bisa terwujudkan. 

2. Menunaikan ibadah haji

Semua orang meski bermimpi untuk beribadah di Baitullah. Begitu juga dengan saya. Tahun 2018, belum konsisten untuk menabung biaya pendaftaran ibadah haji. Semoga tahun 2019, sudah bisa konsisten dan dapat segera mendaftar ibadah haji.

3. Travelling ke negara eropa

Aih, kapan yah terwujud. Pingin rasaya berswafoto di negara-negara eropa. Kalau lihat foto-foto pemandangan alam negara eropa rasanya kepincut banget, bahagia bisa menikmati segarnya udara di negara-negara disana. The first, pingin sekali ke Inggris. Semoga Allah yang Maha Kaya mengabulkannya.

4. Mengikuti ajang mikologi internasional

Saya terinspirasi akan hal ini setelah mengikuti pelatihan mikologi. Sepertinya akan menjadi sebuah tantangan apabila bisa berada di suatu pertemuan mikologi internasional. Bergaul dengan para pakar dan pastinya bisa belajar banyak dari mereka. 

5. Punya rumah dekat kantor

Rumah saya memang agak jauh dari kantor. Butuh waktu sekitar 2 jam agar bisa sampai di kantor dari rumah di kota Bekasi. Saya tetap melakoninya walau memang agak jauh tapi saya senang menjalaninya. Berharap, suatu saat punya rumah didekat kantor sehingga apabila meski pulang malam karena ada kegiatan yang mengharuskan pulang malam maka bisa pulang dengan tenang karena bisa bermalam di rumah kedua.  

Manusia hanya berkeinginan, tapi Allah yang menentukannya. Baik menurut manusia belum tentu baik menurut Allah sehingga sepertinya saya harus banyak bersabar untuk menggapai semua impian saya. Semoga Allah memberikan kekuatan dan peluang kepada saya sehingga bisa menggapai segala keinginan saya. Aamiin.


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay24Challenge2018

Monday, 10 December 2018

Tahun 2018, Baru Mulai Mengenalmu

03:55:00 0 Comments
Jleb, tema ini masuk langsung ke relung hati saya yang paling dalam karena pas banget dengan suara hati. 

Ada satu hal yang membuat saya menyesal banget kalau ingat akan hal itu. Hal yang mana nih? Sebenarnya saya agak malas untuk ceritanya, tapi mungkin akan lebih baik untuk diceritakan agar beban hati ini menjadi berkurang.

Menulis. Itulah hal yang paling saya sesali di tahun 2018. Kenapa yah, nggak dari tahun-tahun sebelumnya saja saya mulai mengenal dunia literasi khususnya dunia menulis dengan konsisten. Padahal sejak tahun 2012 saya sudah mulai mengenalnya tapi baru mendalaminya tahun 2018.

Semoga tidak terlambat yah. Usia sudah kepala Tiga. Tak ada kata patah semangat karena penyesalan. Kadang saya berpikir. Kalau saja sejak dulu saya konsisten menjalaninya mungkin saya sudah mendapatkan banyak manfaat darinya. Sekarang saja, baru mengenal tapi sudah banyak manfaat yang saya rasakan. Jauh berbeda dari sebelumnya.

Tahun ini, 2018. Saya sudah menghasilkan 1 buku antologi yang sudah terbit, 3 buku antologi yang belum terbit, 1 buku antologi yang baru setengah jalan ditulis, 2 opini di koran yang sedang proses review, 1 jurnal ilmiah nasional yang sudah terbit, 1 jurnal ilmiah nasional yang sedang proses review, 2 jurnal ilmiah nasional yang sedang tahapan draft, 1 jurnal ilmiah internasional yang sedang proses cetak. Ah, Luar biasa buat saya pribadi. Satu pencapaian yang tak pernah saya sangka sebelumnya.

Bercita-cita ditahun 2019. Akan tetap melanjutkan apa yang belum terselesaikan di tahun 2018. Lebih banyak lagi karya yang saya hasilkan. Lebih termotivasi menghasilkan banyak hal untuk kebaikan orang banyak. 

Tak ada hal yang tidak mungkin dalam dunia ini. Selagi semua diniatkan karena Allah. Karena menggapai Ridho Allah, sesempit apapun waktu yang saya punya, insya Allah akan ada banyak hal yang akan saya hasilkan. 

Ternyata, dunia literasi adalah dunia saya. Alhamdulillah bisa menemukannya tahun ini 2018. Menyesal? Pasti! tapi tak elok jika terlalu berlarut. Imbangi penyesalan dengan karya nyata untuk dunia. 

Hari-hari saya saat ini lebih berwarna dan cantik. Banyak hal yang bisa saya abadikan dalam untaian tulisan. Berharap apa yang saya tulis bisa bermanfaat untuk orang lain. Aamiin.

Semangat membaca dan menulis. Tulis hal yang bermanfaat untuk kemaslahatan dunia. Gapai dunia dengan menulis.

Salam literasi!


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay23Challenge2018

Sunday, 9 December 2018

Pastinya Blogger Part Time

17:01:00 0 Comments
Sebenarnya, saya baru kenal istilah ini setelah ikut challenge ini. Mencari di dunia maya terkait definisi kata tersebut. Sekarang saya faham apa yang dimaksud tema hari ini.

Saya sudah seharusnya disebut blogger part time atau paruh waktu. Saya nggak bisa menghabiskan full time waktu saya di dunia blogging. Pastinya! Saya lebih banyak menghabiskan waktu di dunia off line. Bekerja sebagai seorang Aparatur Sipil Negara menyebabkan saya harus mencurahkan sepenuhnya waktu saya di dunia nyata.

Saya berangkat ke kantor jam 05.15 WIB dan kembali kerumah jam 17.30 WIB. Sesampainya di rumah hanya sisa-sisa tenaga yang bisa saya gunakan untuk blogwalking. Walaupun begitu, saya tetap menyukai dunia blogging, saya berazzam harus tetap konsisten menyisahkan waktu untuk dunia blogging. Mungkin tidak seperti blogger lainnya, saya mulai blogwalking di malam hari menjelang fajar. Menyengaja tidur tidak terlalu malam agar bisa bangun ditengah malam. Ngantuk sedikit tak apa, asalkan dunia blogging tetap berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, saya tetap mencurahkan hati dan pikiran saya pada aktivitas ini.

Saya mulai menyukai dunia blogging saat bergabung dengan satu komunitas menulis pada tahun 2018 ini. Beruntung bisa belajar dan mengenal dunia blogging dengan sederet tambahan ilmu lainnya yang mungkin tidak saya dapatkan di dunia offline

Menurut saya, dunia blogging ini cukup unik. Walau antar sesama blogger tidak pernah bertemu secara face to face tapi kami terlihat akrab kalau saling berkomentar layaknya sedang kopi darat di restoran. Aneh yah, nggak pernah ketemu tapi ngerasa kayak saudara. Itulah manfaatnya juga, menambah tali silaturrahim. 

Saya tidak pernah berharap “make money from blogging”, saya hanya menyalurkan passion saya yang harus terus diasah salah satunya dengan blogging

Buat saya pribadi, blogging hanya kesenangan batin. Bahagia telah menuliskan apa yang telah saya kerjakan agar tidak hilang termakan oleh waktu, jejak pekerjaan saya terekam dengan baik dan orang-orang mengetahui apa yang telah saya lakukan, semoga yang saya tuliskan ada manfaatnya juga. 
Hanya itu! Sehingga saya memutuskan untuk ikut dunia blogging dan pastinya hanya bisa part time


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay22Challenge2018

Pengaruh Baju Selesai Dicuci terhadap Hari Senin

16:17:00 0 Comments
Seru juga tema kali ini “pekerjaan rumah tangga yang paling disukai”. So pasti, kalau ditanya begitu. Meski saya jawab adalah “Mencuci Baju”. Mau tahu nggak alasannya? 

Begini yah…..

Seperti yang ibu-ibu semua ketahui. Pekerjaan rumah tangga adalah pekerjaan yang nggak ada habis-habisnya. Misalnya, pagi hari masak, cuci piring, cuci baju, mengepel lantai, merapihkan kamar, setrika baju, membersihkan kamar mandi, menyapu halaman rumah, dan lain-lain. Beberapa jam kemudian pekerjaan itu diulangi kembali dan sore harinya pekerjaan tersebut diulangi kembali untuk yang kesekian kalinya. Makanya pekerjaan rumah tangga adalah pekerjaan yang berat, berat di waktu dan berat ditenaga. Kalau dipikir berat di hati juga. Hahaha..

But, yang namanya ibu rumah tangga meski sadar kalau pekerjaan itu adalah pekerjaan pokok kita sebagai ibu rumah tangga apalagi kalau sudah di rumah, nggak pergi kemana-mana, ya wislah waktu dihabiskan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Terkadang, mau tidur malam juga sebenarnya pekerjaan itu belum kelar. Jadi, ya dinikmati saja karena surganya wanita adalah dirumah.

Pekerjaan yang paling saya sukai diantara seabreg pekerjaan rumah tangga adalah mencuci baju. Why? Menurut saya mencuci baju itu adalah pekerjaan rumah tangga yang paling ringan. Mudah dikerjakan. Nggak perlu mikir panjang untuk menyelesaikannya. Hanya dengan mengisi air di mesin cuci ditambahkan deterjen, memasukkan pakaian dan putar mesin cuci. Mudah kan…

Pekerjaan ini bisa dilakukan sambil nonton tv, momong anak atau bisa sambil mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya, bisa sambil menulis artikel Challenge Blogger Perempuan Network 30 Day atau bahkan sambil TIDUR. Hahaha…. Kapan kelarnya yah?

Mencuci baju itu memang pekerjaan rumah tangga yang paling santai. Baju selesai dicuci tinggal dijemur dan mulai setrika deh, jadwal saya setrika baju cuma hari Minggu saja karena hanya punya waktu pada hari tersebut. Bayangkan kalau baju belum dicuci, nggak ada yang bersih dan nggak ada yang bisa disetrika. Sudah deh, wassalam. Galau menghadapi hari Senin. 

Sebaliknya, kalau baju sudah dicuci, sudah bersih, sudah disetrika. Duh, betapa tenangnya menghadapi hari Senin karena baju dinas kantor sudah siap dipakai. Damai hati ini rasanya. Nggak ada rasa grusak grusuk menghadapi hari Senin malah tambah semangat menyambut hari Senin.

Buat saya, cuci baju punya pengaruh yang sangat signifikan terhadap kesiapan saya ke kantor pada hari Senin. Gimana nggak? Saya sendiri yang menyelesaikan pekerjaan itu tanpa bantuan siapapun eh tapi terkadang suami bantuan juga sih..Hahaha…

Nah, itulah alasan saya, mengapa paling menyukai mencuci baju ketimbang pekerjaan rumah tangga lainnya. So, saya selalu mendahulukan mencuci baju dibandingkan pekerjaan rumah tangga lainnya. 

I love u full mesin cuci. LOL!

Terimakasih sudah membaca.


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay21Challenge2018

Saturday, 8 December 2018

Aktivitas Menyenangkan di Hari Libur

15:46:00 0 Comments
Weekend adalah hari libur rutin buat saya. Apalagi jika ada libur nasional, itu benar-benar hari libur yang ditunggu.

Sabtu dan Minggu, saya libur kantor kecuali ada kegiatan darurat yang mengharuskan saya ke kantor. Kalau sudah begitu, terkadang bawa anak-anak ke kantor biar sekalian liburannya di kantor.

Sedikit akan saya ceritakan aktivitas menyenangkan keluarga kecil kami di saat abi dan bundanya nggak ngantor alias libur.

Kalau hari libur, biasanya setelah sholat subuh saya menyegerakan untuk mencuci piring didampingi cuci baju. Buat kopi kesukaan suami wajib hukumnya di pagi hari.

Lihat sisa nasi di penanak nasi, eh ternyata masih banyak. Kalau begitu, saya bersiap membuat nasi goreng. Kalau ternyata sedikit, menunggu jam 07.00 WIB untuk keluar membeli sarapan. Biasanya bubur ayam atau lontong sayur.

Anak-anak paling semangat kalau sudah naik motor membeli sarapan. Kalau ada agenda lain, biasanya dihari minggu kami menuju Car Free Day di Stadion Bekasi. Seru..

Sikecil paling suka walau hanya sekedar melihat ondel-ondel sekalian beli sarapan. Biasanya dibawa pulang, makannya tetap dirumah.

Sekitar jam 10.00 WIB , saatnya belanja ke pasar. Saya nggak bisa naik motor sehingga meski diantar suami. Beli bahan masakan untuk dimakan saat makan siang. Suami dan anak meski pesan, beli lauknya ikan tongkol dan kangkung. Duh, tiap weekend makan itu rasanya gimana gitu. Yam mau gimana lagi, tetap dilakoni karena sudah menjadi menu pesanan.

Anak-anak suka banget berenang. Terkadang, mengisi waktu dipagi hari setelah sarapan adalah dengan berenang. Bisa berenang  di rumah atau di kolam renang dekat rumah. Tergantung mereka maunya yang mana.

Sore hari setelah ashar. Bersiap buat cemilan, bisa cilok atau sempol atau tahu isi atau otak-otak. Sesuai selera hari itu. Paling rempong abi dan kakak Aina. Bundanya tinggal ngelitin saja dan kalau sudah selesai tinggal disuguhi untuk dimakan. Serasa jadi ratu di rumah sendiri.  

Suami dan anak pertama kami memang hobi banget buat cemilan. Mau buat A, B, C, D dan yang harus menyiapkan bahannya adalah bundanya tapi yang eksekusi adalah abi dan kakak. 

Malam hari, terkadang kami suka nonton melalui laptop. Lampu kamar dimatiin, pake selimut, bioskop dimulai. Umpul-umpulan di kasur berempat. Seru…

Sekilas aktivitas kami yang menyenangkan. Tidak perlu mengeluarkan rupiah yang banyak, secukupnya yang penting bahagia. 


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay20Challenge2018

Playlistku Selalu Berisi 10 Lagu Ini!

15:07:00 0 Comments
Berbicara tentang lagu. Sebenarnya saat ini saya jarang banget dengerin lagu. Dulu, menghabiskan waktu dari hari ke hari sambil mendengarkan lagu. Menggunakan headset membuat rasanya telinga ini mau pecah. Sejak itu, jadi malas mendengarkan lagu.

Saat ini, saya adalah ibu dari dua orang anak sehingga kebanyakan lagu yang saya dengar adalah lagu anak-anak walau terkadang ada juga lagu yang sesuai dengan usia saya. Hahaha…ketahuan deh usia saya.

Melalui list ini, saya akan menjelaskan mengapa lagu ini selalu nongkrong di playlist, simak yah..

1. Gembira bermain - Upin Ipin

Lagu paling favorit. Kalau anak-anak saja bisa, masa saya nggak bisa. Jadilah saya mendengrakan lagu ini berharap bisa menghafalkan liriknya sehingga bisa bernyayi bersama anak-anak.

2. Indonesia raya - WR. Supratman

Saya sudah hafal betul sih lagu ini. Cuma karena inging membiasakannya untuk anak-anak sehingga selalu saya putar lagu ini. Alhasil, anak saya yang usia 3 tahun sudah hafal betul lirik lagu ini.

3. Tolong mama papa - Omar Hana

Anak saya sering menggeleng-gelengkan kepala kalau sudah dengar lagu ini. Mengedukasi anak-anak agar membantu ayah dan ibunya. Apalagi kalau sambil melihat videonya. Menginspirasi anak-anak sehingga lagu ini selalu manteng di playlist.

4. Cicak-cicak di dinding - Lagu anak Indonesia

Sejak bayi. Anak-anakku selalu ditemani lagu ini. Sampai sekarang lagu ini masih masuk playlist walau anak-anak sudah hafal betul lirik lagu ini. Enak ajja didengarnya. Lirik padat singkat jelas.

5. Garuda pancasila - Lagu wajib nasional

Anak keduaku hobi banget menyayikan lagu ini. Padahal sebenarnya dia nggak ngerti makna lagu tersebut. But, saya sering memutarnya sehingga si  kecil sangat menyukai lagu ini.

6. Balonku - Lagu anak Indonesia

Semua anak meski tahu lagu ini, sama seperti anak saya. Hafal betul lirik lagu ini karena dulu sering saya putar. Sehingga sambil bermain, dia sambil menyayikan lagu ini.

7. Insya Allah - Maher Zain

Lagu ini sudah saya kenal sebelum akhirnya menjadi popular di masanya. Syahdu mendengar lagu ini, jiwa ini seperti terisi. Sampai sekarang lagu ini masih saya dengarkan walau sudah banyak lagu Maher Zain lainnya yang populer.

8. I have a dream - Westlife

Lagu kebangsaan saya sejak dulu. Menginspirasi. Mempunyai mimpi itu perlu karena dari mimpi kita akan berusaha mewujudkannya. 

9. Ya maulana - Nisa Sabyan

Menyejukkan hati. Disaat hati gundah. Gundah karena yang saya citakan belum terwujud sampai saat ini. Dengar lagu ini jadi adem. 

10. Habibal qolbi - Nisa Sabyan

Lagu kedua yang bikin adem hati ini. Kalau lagi mau tidur suka pingin mendengarkannya. Bikin hati yang resah menjadi damai. 

Berharap, playlist yang selalu menemani hari-hari saya akan menjadi semangat dalam menjalani kehidupan. Menjadi ibu dan istri yang sempurna dihadapan anak-anak dan suami.

Hari lahir Adlan ke-3


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay19Challenge2018

Review 5 Youtuber Keren

12:20:00 0 Comments
Duh, kalau ngomongin youtube, saya agak keki juga sih karena jarang nonton youtube. Kenapa? Karena nonton youtube ngabisin kuota internet saya yang pas-pasan. Tiap malam meski akses internet dari personal hot spot, lah kalau nontonnya youtube. Habislah. Blogger Perempuan Network nggak akan keakses. Hahaha..

Meskipun begitu, saya punya 5 youtuber favorit yang menurut saya keren dan patut dipublikasikan. But, ada beberapa yang bukan milik perorangan, milik instansi. So, kalau saya nonton youtube biasanya melihat kegiatan instansi tersebut. Alay yah, maafkeun. Semua aktivitas saya saat ini meski berhubungan dengan kerjaan jadi ya gitu deh… Tapi ada channel juga yang mengedukasi. Berikut reviewnya.

1. BUTTMKP Bekasi

Pastinya keren. Gimana nggak? Ini channel kantor saya bekerja. Kalau nggak keren ya kebangetan. Di channel ini kita bisa tonton profil BUTTMKP (Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian), mars karantina versi BUTTMKP, mars barantan versi buttmkp, Indonesia Raya versi BUTTMKP, Tinjauan Manajemen Sistem Manajemen  Anti Penyuapan BUTTMKP, Senam Maumere @BUTTMKP, Senam Kreasi Mojang Priangan @BUTTMKP, dan yang terbaru adalah ASEAN Tephritidae. And than, sederatan lainnya yang nggak bisa saya sebutkan satu persatu. So, buka channel BUTTMKP Bekasi yah, dijamin keren tayangannya.

2. BARANTAN_ID

Channel kedua yang sering saya tonton. Pastinya yang disuguhkan terkait dunia perkarantinaan dari Sabang sampai Merauke. Yang paling saya suka adalah video Penerapan Pre Border Pertanian-CNN. Keren, ada Pak Menteri Pertanian menggunakan seragam kebanggaan Karantina Pertanian. So, I like it. Selain itu, saya juga suka menonton Inovasi Laboratorium Karantina Indonesia. Hal apapun yang berkaitan dengan laboratorium meski saya suka karena jiwa saya bersama laboratorium. Masih banyak lagi loh video yang keren dan pastinya menambah wawasan dan informasi. Kalau mau dibilang keren, tontonlah channel ini.

3. Official Sabyan gambus

Siapapun tahu channel ini. Sejak bulan Ramadhan tahun 2018. Channel ini langsung melejit. Saya pribadi, sudah sering tonton channel ini satu tahun sebelumnya. Sebelum orang-orang heboh bersholawat ala vokalis syantiknya “Mbak Nisa”, saya sudah sering mendendangkannya. Alhamdulillah, Sabyan Gambus merupakan alternatif musik yang baik dan berpahala jika melafadzkannya. Masya Allah. 

4. Les’ Copaque Production

Upin Ipin. Sering tonton ini karena saya punya dua anak yang umurnya masih dibawah 10 tahun. Biasanya saya unggah dulu videonya dan ditonton di versi offline. Gimana nggak? Begitu banyak video yang disajikan dengan berbagai tema yang asyik buat anak-anak lihat. So, ini menjadi alternatif baik pilihan para orangtua dalam memberikan tontonan edukasi pada anak.

5. Omar & Hana – Lagu Kanak-Kanak Islam

Ini bisa dibilang cukup baru. Selain Upin Ipin. Ini juga sangat mengedukasi, loh. Yang unik adalah ayah dan ibu ikut serta bernyayi dengan Omar Hana sehingga kekuatan keluarga menyatu dalam tiap lagunya. Lagunya pun adalah lagu islami sehingga anak menjadi lebih belajar berperilaku islami melalui video-video yang disajikan.

Keren kan? Don’t forget, subscribe channel diatas. Menambah wawasan dan mengedukasi. 


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay18Challenge2018

5 Hal Ini, Wajib Saya Lakukan di Tahun 2019

10:31:00 0 Comments
Tahun 2019 sebentar lagi datang, tinggal menghitung hari saja. Alhamdulillah ditahun 2018 saya mulai menemukan jati diri. Berharap, di tahun 2019 dapat melakukan yang lebih baik lagi dari tahun 2018. 

Nah, berikut 5 hal yang wajib saya lakukan di tahun 2019, mengingat di tahun 2018 sudah terwujudkan tapi masih belum maksimal atau belum sempat terwujudkan. Maka di tahun 2019 meski terwujudkan dengan sempurna.

1. Mengikuti ajang ilmiah tingkat nasional

Tahun 2018, saya sudah pernah mengikuti ajang seminar nasional Perhimpunan Entomologi Indonesia di Palembang. Yap, sudah semestinya di tahun 2019 dapat mengikuti ajang serupa. Ajang tersebut, membawa banyak barokah, kita jadi lebih mengenal dunia tidak hanya dari satu sudut pandang tapi dari banyak sudut pandang. Wawasan bertambah tentunya. Kolega menjadi semakin banyak sehingga jejaring semakin luas. 

Sampai saat ini, saya masih berhubungan dengan beberapa teman yang dulunya satu kelas seminar atau pelatihan dengan saya. Alhamdulillah, hubungan kami tetap terjaga, jika saling perlu sesuatu kita bisa saling menghubungi, minimal saling menanyakan keadaan.

2. Publikasi jurnal nasional

Paling semangat kalau bicara publikasi. Bangga nama saya terpampang di dunia maya. Saya teridentifikasi sebagai peneliti. Ah, senangnya. Tahun 2019, berharap dapat mempublikasikan apa yang telah saya dan tim kerjakan. Point plus dari publikasi adalah nilai prestise. Kami nggak mendapatkan koin dari ini cuma mendapatkan kebanggaan saja. Tapi rasa itu sangat berharga untuk diri saya pribadi.

3. Menerbitkan buku solo dan antologi

Berbicara buku solo, rasanya saya ingin tertawa. Hahaha…Sejak berniat membuat buku solo enam bulan yang lalu sampai saat ini, belum terwujud juga. Masih 12 halaman yang saya tulis dan belum bertambah satu halaman pun. Malu ih. Semoga tahun depan dapat menerbitkan buku solo.

Buku antologi merupakan buku yang meski saya jadwalkan untuk terbit. Alhamdulillah setelah bergabung dengan tiga komunitas menulis. Insya Allah buku antologi akan tetap terbit. Biasa kalau dengan komunitas meski dimarahin kalau telat dan bisa dianggap gugur kalau nggak segera mengirimkan. Sayang kan… Semangat tahun 2019, buat buku antologi minimal 5 tema berbeda.

4. Membenahi perpustakaan

Ini dia. Saya lagi semangat-semangatnya membenahi perpustakaan yang ada di kantor saya. Saya selaku penanggungjawab perpustakaan meski membenahi perpustakaan yang sudah lama tertidur. Loh, kenapa bisa? Saya juga nggak tahu yah. Kenapa dulu saya nggak berpikir secerdas sekarang. Sekarang banyak ide berkeliaran di otak saya, ingin membangun perpustakaan. Saya sangat berterimakasih kepada Ibu Drh, Mira Hartati, M.Si selaku kepala balai saya saat ini yang sudah memberikan peluang saya untuk berpikir cerdas dan berinovasi. Ibu Mira memang kepala balai paling banyak ide dan keren. Suka deh... Tahun 2019, tahun awal perubahan bagi wajah perpustakaan Badan Karantina Pertanian. Ganbatte kudasai!

5. Lebih serius mendalami dunia fungi

Passion menyenangi dunia fungi ini mendapat banyak dukungan dari suami dan rekan kerja lainnya. Tahun 2018, saya sudah mencoba membuat koleksi fungi dan tahun 2019, saya kan mencoba membuat jadwal identifikasi fungi. Membuat banyak isolat fungi dan belajar mengidentifikasinya. Mencoba membuka jaringan dengan komunitas fungi “Mikologi”, semoga tidak terlambat dan dapat menorehkan tulisan yang bermanfaat dalam bidang fungi.

Semangat, semangat, semangat! Semangat berkarya. Niatkan semua karena Allah. 


@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay17Challenge2018

2 Impian Saya Saat Memiliki 100 Juta

09:28:00 0 Comments
Suka banget dengan kata-kata “100 Juta”. Gimana nggak? Saya bermimpi mendapatkan 100 juta. Seandainya saja mendapatkan rezeki 100 juta langsung tanpa basa basi mendaftarkan diri kebiro travel untuk melaksanakan ibadah umroh.

Terkadang, suka mikir. Bisa nggak yah pergi umroh dengan penghasilan yang pas-pasan, pas untuk makan sehari-hari. Semoga bisa terwujud yah. Apalagi kalau tetiba dapat tanpa disangka. Wow senangnya hati ini. Sujud syukur nggak henti-hentinya.

Hampir, sudah beberapa tahun ini keinginan kuat untuk mengunjungi rumah Allah itu seakan menjadi pelengkap disaat bermunajat selepas sholat. Selain beribadah, kita juga bisa menjelajahi kebudayaan islam di tanah kelahiran Nabi Muhammad, belajar siroh nabawiyah di negara padang pasir ini.

Ibadah dan mendapatkan wawasan sejarah islam disana tentunya akan semakin lengkap jika mencoba kuliner asal negara ini. Mungkin, banyak kuliner khas yang bisa kita nikmati selepas ibadah. Jangan sampai mikir makan rendang ditanah Arab. Ah, kalau sudah sampai disini, jelajahi wisata kulinernya dan review sepuasnya. 

Uang 100 juta, selain untuk berumroh bisa juga untuk membayar uang muka kredit rumah. Sudah lama mengidam-idamkan punya rumah yang dekat dengan kantor. Secara saat ini, rumah saya agak jauh dari kantor, kurang lebih butuh waktu dua jam dari rumah ke kantor dengan menggunakan public transportation

Rumah dengan tipe minimalis pun tak apa, yang penting bisa ditinggali dan nyaman. Bisa berteduh saat musim panas dan disaat musim hujan. Sudah dapat saya banyangkan, rumah tersebut akan saya isi dengan apa, karena ibaratnya rumah transit meski peralatan nggak perlu lengkap, peralatan primer cukup melengkapi rumah transit saya ini. Sudah kebayang, saya mau mendekorasi rumah ini dengan hiasan ala girly dan semua serba pink. Hahaha, gaya benar…

Berharap suatu saat bisa punya rumah disekitar kantor, kalau sedang acara dan mengharuskan pulang malam kan bisa langsung menuju rumah transit saya disekitar kantor. Bahagianya..

Kalau sudah dituliskan apa yang diharapkan semoga lekas terwujud yah. Berdoa bersama, berdoa kepada Allah Yang Maha Kaya, semoga segala cita dapat terkabulkan. 



@bloggerperempuan
#bloggerperempuan
#BPNDay16Challenge2018